3.972 Personel Gabungan Amankan Arus Mudik 2026
Gubernur Banten Andra Soni, bersama Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, meninjau kesiapsiagaan personel gabungan usai apel Operasi Ketupat Maung 2026 di halaman Polda Banten, Kamis (12/3).--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Polda Banten menyiapkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan libur Lebaran 2026 di wilayah Provinsi Banten. Totalnya 3.972 personel gabungan dikerahkan dan 57 pos pengamanan serta pelayanan disiagakan di sejumlah titik strategis
Hal itu diungkapkan Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, saat memimpin Apel Operasi Ketupat Maung 2026 di halaman Polda Banten, Kamis (12/3).
Turut hadir Gubernur Banten Andra Soni, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, dan ribuan personel.
Hengki mengatakan, Operasi Ketupat Maung merupakan operasi kemanusiaan yang melibatkan berbagai unsur. Ada TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga instansi terkait lainnya.
Selain ribuan personel gabungan, Polda Banten juga menyiapkan 57 pos yang terdiri dari 39 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, enam pos terpadu, serta dua pos penanggulangan bencana.
"Pos dibangun di Lebak, Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kabupaten Tangerang," katanya.
Selain pengamanan jalur darat, pengamanan juga difokuskan pada pelabuhan yang menjadi titik penting arus mudik, seperti Pelabuhan Ciwandan, Krakatau Bandar Samudera, serta Bandar Bakau Jaya Bojonegara.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan call center 110 yang aktif selama 24 jam untuk melaporkan gangguan keamanan atau meminta bantuan kepolisian.
"Kami juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang mudik. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat dititipkan di kantor polsek, polres, maupun polda agar lebih aman selama ditinggal," tuturnya.
Sementara itu Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan apel tersebut menandai dimulainya operasi pengamanan
"Operasi ini menjadi bentuk kesiapsiagaan dan sinergi seluruh unsur pengamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran," katanya
Pemprov Banten mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Maung dengan menyiapkan personel. Pemprov Banten menurunkan 221 petugas kesehatan, 186 petugas Dinas Perhubungan, serta 180 personel Satuan Polisi Pamong Praja untuk membantu pengamanan dan pelayanan pada pemudik.
Selain itu, posko pemantauan serta 13 pos pengaturan lalu lintas dibuat untuk membantu kelancaran mobilitas kendaraan selama masa mudik.
Menurut Andra Soni, arus mudik lebaran tahun ini diperkirakan mulai meningkat pada 13 hingga 17 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 hingga 28 Maret 2026.
Sumber:

