BJB FEBRUARI 2026

3.972 Personel Gabungan Amankan Arus Mudik 2026

3.972 Personel Gabungan Amankan Arus Mudik 2026

Gubernur Banten Andra Soni, bersama Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, meninjau kesiapsiagaan personel gabungan usai apel Operasi Ketupat Maung 2026 di halaman Polda Banten, Kamis (12/3).--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Polda Banten menyiapkan ribuan personel ga­bungan untuk meng­aman­kan arus mudik dan libur Lebaran 2026 di wilayah Pro­vinsi Banten. Totalnya 3.972 personel gabungan dikerahkan dan 57 pos pengamanan serta pelayanan disiagakan di se­jumlah titik strategis

Hal itu diungkapkan Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, saat memimpin Apel Operasi Ketu­pat Maung 2026 di halaman Polda Banten, Kamis (12/3).

Turut hadir Gubernur Banten Andra Soni, Danrem 064/Mau­lana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, dan ribuan personel.

Hengki mengatakan, Operasi Ketupat Maung merupakan operasi kemanusiaan yang melibatkan berbagai unsur. Ada TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga instansi terkait lainnya. 

Selain ribuan personel gabu­ngan, Polda Banten juga me­nyiap­kan 57 pos yang terdiri dari 39 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, enam pos ter­padu, serta dua pos pe­nang­gulangan bencana. 

"Pos dibangun di Lebak, Pandeglang, Kabupaten Se­rang, Kota Serang, dan Kabu­paten Tangerang," katanya.

Selain pengamanan jalur darat, pengamanan juga difo­kuskan pada pelabuhan yang menjadi titik penting arus mudik, seperti Pelabuhan Ciwandan, Krakatau Bandar Samudera, serta Bandar Bakau Jaya Bojonegara. 

Masyarakat juga dapat me­manfaatkan layanan call center 110 yang aktif selama 24 jam untuk melaporkan gangguan keamanan atau me­minta bantuan kepolisian.

"Kami juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang mudik. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat dititipkan di kantor polsek, polres, mau­pun polda agar lebih aman selama ditinggal," tuturnya.

Sementara itu Gubernur Banten, Andra Soni, menga­takan apel tersebut menandai dimulainya operasi pe­ngamanan 

"Operasi ini menjadi bentuk kesiapsiagaan dan sinergi seluruh unsur pengamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran," katanya 

Pemprov Banten mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Maung dengan menyiapkan personel. Pemprov Banten menurunkan 221 petugas kesehatan, 186 petugas Dinas Per­hubungan, serta 180 perso­nel Satuan Polisi Pamong Praja untuk membantu pengamanan dan pelayanan pada pemudik.

Selain itu, posko pemantauan serta 13 pos pengaturan lalu lintas dibuat untuk membantu kelancaran mobilitas kendara­an selama masa mudik.

Menurut Andra Soni, arus mudik lebaran tahun ini diperkirakan mulai meningkat pada 13 hingga 17 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 hingga 28 Maret 2026.

Sumber: