Kepolisian Buka Penitipan Kendaraan Gratis
Anggota Polda Banten tengah mengikuti rapat jelang pengamanan mudik dan Idul Fitri 1447 di kantor Polda Banten, belum lama ini. (POLDA BANTEN FOR TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Kepolisian yang ada di Banten akan menyiapkan fasilitas layanan penitipan kendaraan bermotor gratis. Layanan ini diberikan sebagai upaya menjaga keamanan bagi masyarakat yang tengah melakukan mudik.
Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki mengatakan, layanan tersebut tersedia di tingkat Polda, Polres hingga Polsek sebagai bentuk pelayanan dan upaya menjaga keamanan harta benda warga selama mudik.
"Polda Banten juga membuka layanan penitipan kendaraan di Polda, Polres, maupun Polsek bagi masyarakat yang mudik," katanya, Selasa (3/3).
Ia memaparkan, masyarakat cukup membawa dan menunjukkan surat-surat kendaraan saat menitipkan kendaraan. Layanan ini juga diberikan secara cuma-cuma atau tanpa dipungut biaya.
"Dengan adanya fasilitas penitipan kendaraan ini, kami berharap masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dengan lebih tenang bersama keluarga di kampung halaman," ujarnya.
Ia mengaku, upaya ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya selama momentum Lebaran.
Layanan ini merupakan bagian dari salah satu langkah untuk memastikan arus mudik berjalan dan kondusif.
"Berbagai langkah pengamanan telah disiapkan untuk memastikan perjalanan mudik berjalan lancar dan kondusif, termasuk pengamanan jalur dan pos pelayanan," jelasnya.
Hengki juga mengimbau agar warga dapat memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan mudik. Sehingga dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman.
"Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan, seperti memeriksa instalasi listrik, mengunci pintu dan jendela, serta memberi informasi kepada tetangga atau pengurus lingkungan setempat," paparnya.
Sebelumnya, Karoops Polda Banten Kombes Pol Yofie Girianto mengatakan, Operasi Ketupat Maung 2026 akan dilaksanakan mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
"Operasi ini difokuskan pada pengamanan jalur transportasi, pusat keramaian, tempat ibadah, hingga kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat," ujarnya.
Ia memaparkan statistik pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026, khususnya pada mobilitas di pelabuhan.
Yakni Peningkatan kapal operasi sebesar 2 persen, trip kapal 12 persen, dan jumlah penumpang naik 8 persen. Kendaraan roda dua dan bus mengalami kenaikan, sementara roda empat dan truk menurun.
Sumber:

