BJB FEBRUARI 2026

Persiapkan Siswa Kelas 6 Hadapi Ujian Kelulusan, SDN Slapajang I Gelar Simulasi TKA

Persiapkan Siswa Kelas 6 Hadapi Ujian Kelulusan, SDN Slapajang I Gelar Simulasi TKA

SIMULASI TKA: Siswa kelas 6 SDN Slapajang I, mengikuti simulasi TKA karena sebagai syarat kelulusan.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Slapajang I, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, menggelar simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi seluruh siswa kelas 6. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan sekolah dalam menghadapi pelaksanaan TKA.

TKA ini sen­diri menjadi salah satu syarat kelulusan bagi siswa tingkat akhir sekolah dasar. Simulasi tersebut dilaksanakan di ruang kelas dengan suasana yang dibuat menyerupai pelaksanaan ujian yang sebenarnya. Para siswa mengikuti simulasi de­ngan tertib, mulai dari pemba­gian soal, pengaturan waktu pengerjaan hingga proses pe­ngumpulan lembar jawaban. Kepala SDN Slapajang I Dedeh Erawati mengatakan, kegiatan simulasi TKA sangat penting dilakukan. Ini agar para siswa memiliki gambaran nyata me­ngenai pelaksanaan ujian yang akan mereka hadapi.

“Simulasi ini kami lakukan agar siswa kelas 6 memiliki gambaran tentang bagaimana pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik yang sebenarnya. Dengan adanya simulasi ini, siswa akan lebih siap, lebih memahami mekanisme ujian, dan tidak merasa gugup saat menghadapi TKA nanti,” ujar Dedeh Erawati kepada Tange­rang Ekspres, Kamis (5/3).

Menurutnya, simulasi juga menjadi sarana latihan bagi siswa untuk membiasakan diri dalam mengerjakan soal dalam batas waktu yang telah diten­tukan.

“Melalui simulasi ini siswa dilatih untuk mengatur waktu dalam mengerjakan soal. Hal ini penting karena dalam pe­laksanaan TKA nanti. Mereka harus bisa menyelesaikan soal dengan tepat waktu dan tetap teliti dalam menjawab setiap pertanyaan,” jelasnya.

Dedeh menuturkan, sekolah ingin memastikan seluruh siswa memiliki kesiapan yang baik, baik dari segi pemahaman ma­teri maupun mental saat meng­ikuti ujian. “Kami ingin memas­tikan bah­wa siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap secara mental. Ketika me­reka sudah pernah merasakan simulasi seperti ini, biasanya rasa percaya diri mereka akan meningkat dan mereka lebih tenang saat meng­hadapi ujian sebenarnya,” katanya.

Ia juga menjelaskan, kegiatan simulasi TKA menjadi bagian dari program sekolah dalam mendukung keberhasilan siswa kelas 6 menjelang kelulusan.

“Tes Kemampuan Akademik merupakan salah satu bagian penting dalam proses penilaian kelulusan siswa. Oleh karena itu, sekolah berupaya memberi­kan berbagai bentuk persiapan, salah satunya melalui simulasi ini agar siswa bisa lebih siap,” paparnya.

Selain membantu siswa, si­mulasi tersebut juga mem­beri­kan kesempatan bagi para guru untuk melihat kemampuan siswa secara lebih jelas dan mengetahui materi mana saja yang masih perlu diperkuat.

“Dari hasil simulasi ini guru bisa mengevaluasi kemampuan siswa. Jika masih ada siswa yang mengalami kesulitan pada materi tertentu, maka guru bisa segera memberikan penguatan atau bimbingan tambahan se­belum pelaksanaan TKA yang sebenarnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihak se­kolah terus memberikan moti­vasi kepada para siswa agar tetap semangat belajar dan mempersiapkan diri dengan baik menjelang ujian.

“Kami selalu memberikan motivasi kepada siswa agar mereka tetap semangat belajar. Kami juga mengingatkan bahwa ujian ini bukan untuk ditakuti, tetapi harus dihadapi dengan persiapan yang baik dan rasa percaya diri,” tambahnya.

Dedeh berharap, melalui ke­giatan simulasi tersebut para siswa dapat lebih siap dan mam­pu meraih hasil terbaik saat mengikuti Tes Kemampuan Akademik nanti.

“Harapan kami tentu siswa bisa mengikuti TKA dengan lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal. Dengan latihan melalui simulasi ini, kami yakin siswa akan lebih percaya diri dan mampu mengerjakan soal dengan baik,” tutupnya.(ran)

Sumber: