SMPN 4 Balaraja Dorong Siswa Kembali Aktif Raih Prestasi
PRESTASI: Siswa SMPN 4 Balaraja menunjukkan piala. Pihak sekikolah meminta kepada siswa usai bulan Ramadan untuk kembali aktif meriah prestasi dalam bidang apa saja.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 4 Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, mendorong seluruh siswa untuk kembali melanjutkan berbagai prestasi dan aktivitas positif setelah bulan Ramadan. Sekolah berharap semangat ibadah selama Ramadan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kedisiplinan, kreativitas, serta pencapaian siswa di berbagai bidang.
Dengan semangat baru pasca Ramadan, SMPN 4 Balaraja berharap para siswa mampu kembali menorehkan prestasi, serta membawa nama baik sekolah di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga jenjang yang lebih tinggi. Sekolah optimistis semangat ibadah yang telah dijalani selama Ramadan dapat menjadi fondasi kuat bagi siswa untuk terus berkembang dan berprestasi sepanjang tahun.
Kepala SMPN 4 Balaraja Sutardi mengatakan, Ramadan bukan menjadi alasan bagi siswa untuk berhenti berprestasi. Justru, tambahnya, nilai-nilai yang dipelajari selama bulan suci harus mampu menjadi motivasi baru untuk kembali aktif mengikuti kegiatan sekolah maupun kompetisi di luar sekolah.
“Selama Ramadan siswa belajar tentang kedisiplinan, kesabaran, dan tanggung jawab. Nilai-nilai itu harus terus dibawa setelah Ramadan selesai, terutama dalam meraih prestasi akademik maupun nonakademik,” ujar Sutardi kepada Tangerang Ekspres, Rabu (4/3).
Ia menjelaskan, selepas Ramadan pihak sekolah akan kembali mengaktifkan berbagai program pengembangan minat dan bakat siswa, mulai dari kegiatan ekstrakurikuler, lomba antar sekolah, hingga kegiatan kreativitas yang melibatkan siswa secara langsung.
“Usai Ramadan, siswa harus kembali aktif dan kreatif. Kami ingin suasana prestasi di SMPN 4 Balaraja kembali meraih seperti sebelumnya, bahkan lebih meningkat,” katanya.
Sutardi menegaskan, sekolah akan memberikan dukungan penuh kepada siswa yang memiliki potensi di berbagai bidang, baik olahraga, seni, akademik, maupun kegiatan keorganisasian.
“Kami selalu membuka ruang bagi siswa untuk berkembang. Prestasi tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan di luar sekolah yang mampu membentuk karakter dan kepercayaan diri siswa,” jelasnya.
Menurutnya, momentum setelah Ramadan menjadi waktu yang tepat bagi siswa untuk memulai kembali berbagai target yang sempat tertunda selama bulan puasa.
“Ramadan adalah waktu pembentukan karakter. Setelahnya, siswa harus menunjukkan hasilnya melalui sikap positif dan prestasi nyata. Kami ingin siswa kembali semangat mengikuti lomba, kegiatan sosial, maupun program kreatif lainnya,” paparnya.
Ia juga mengajak seluruh guru dan orang tua untuk bersama-sama memberikan motivasi kepada siswa agar tetap konsisten dalam berkarya dan berprestasi.
“Peran guru dan orang tua sangat penting dalam menjaga semangat siswa. Ketika dukungan diberikan secara bersama, maka siswa akan lebih percaya diri untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tutupnya.(ran)
Sumber:

