Seleksi Pemuda Prestasi Kabupaten Tangerang, Tes Wawancara Digelar 3 Maret
BANYAK: Peserta Terbaik Pemuda Pelopor Kabupaten Tangerang tahun 2025, pada tahun ini Pertukaran Pemuda Antar Provinsi paling banyak diminati peserta Seleksi Pemuda Prestasi.(Dok. Disporabudpar Kab. Tangerang)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Analis Kebijakan Muda pada Bidang Pemuda pada Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang Andy Sosiawan mengatakan, seleksi Pemuda Prestasi Kabupaten Tangerang tahun 2026 memasuki tahapan tes kompetensi dan wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret 2026.
Kata dia, kegiatan ini menjadi bagian dari proses penjaringan generasi muda terbaik untuk mengikuti berbagai program kepemudaan tingkat provinsi hingga internasional.
Di mana, penutupan pendaftaran pada 27 Februari tercatat sebanyak 99 peserta mengikuti seleksi yang terbagi dalam tiga kategori program. Ada tiga kategori pemuda prestasi yakni Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP), Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) serta Pemuda Pelopor.
”Peserta didominasi kategori PPAP sebanyak 78 orang, kemudian PPAN 11 peserta, dan Pemuda Pelopor 10 peserta. Jumlah ini bergantung pada pilihan peserta saat mendaftar,” jelasnya, Minggu 1 Maret 2026.
Lanjutnya, seleksi dilakukan secara bertahap guna memastikan peserta yang terpilih memiliki kapasitas intelektual, wawasan kebangsaan, serta kemampuan personal yang baik.
Tahapan seleksi diawali dengan tes kompetensi tertulis yang menguji pengetahuan umum terkait wawasan kebangsaan, nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta pemahaman dasar mengenai program yang diikuti peserta.
Selain itu, peserta juga diwajibkan mempresentasikan proposal kegiatan yang pernah atau sedang dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata di masyarakat. Pengetahuan mengenai seni, budaya, dan adat daerah turut menjadi bagian dari materi penilaian.
”Khusus bagi peserta program PPAN, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu indikator penting dalam proses seleksi. Tahap selanjutnya peserta akan mengikuti sesi wawancara mendalam bersama tim penilai,” jelasnya.
Proses penilaian melibatkan dewan juri dari berbagai unsur, mulai dari akademisi, organisasi kepemudaan, hingga alumni program PPAN, PPAP, dan Pemuda Pelopor yang pernah meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.(sep)
Sumber:

