BJB FEBRUARI 2026

SMPN 3 Curug Atur Jam Masuk Selama Ramadan

SMPN 3 Curug Atur Jam Masuk Selama Ramadan

KEGIATAN KEAGAMAAN: Selama bulan Ramadan SMPN 3 Curug, telah mengatur jadwal jam belajar agar mempermudah siswa belajar di bulan ramadan.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 3 Curug, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mem­berlakukan penyesuaian jad­wal kegiatan belajar meng­ajar selama bulan suci Rama­dan 1447 Hijriah. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya meringankan beban siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa, sekaligus tetap menjaga kualitas pembe­la­jaran.

Untuk kelas VIII dan IX, pada hari Senin kegiatan be­lajar dimulai pukul 07.30 WIB hingga 11.25 WIB. Se­men­tara pada hari Selasa hingga Kamis, siswa masuk pukul 07.30 WIB sampai 11.45 WIB. Khusus hari Jumat, ke­giatan belajar berlangsung lebih singkat, yakni pukul 07.30 WIB hingga 09.45 WIB.

Adapun untuk kelas VII, kegiatan belajar dilaksanakan pada sesi siang. Dari Senin hingga Kamis, siswa masuk pukul 12.30 WIB sampai 15.45 WIB. Sedangkan pada hari Jumat, kelas VII masuk pukul 12.50 WIB hingga 15.30 WIB.

Kepala SMPN 3 Curug Nur­aenun menjelaskan, bahwa selama Ramadan pihak seko­lah membagi waktu masuk siswa menjadi dua sesi, yakni sesi pagi untuk kelas VIII dan IX, serta sesi siang untuk kelas VII. “Penyesuaian jad­wal ini ka­mi lakukan agar siswa tetap bisa belajar de­ngan optimal tanpa merasa terlalu lelah saat berpuasa. Kami ingin kegiatan belajar tetap berjalan efektif, namun juga memper­hatikan kondisi fisik dan ibadah siswa,” ujar Nuraenun kepada Tangerang Ekspres, Senin (23/2)

Menurut Nuraenun, pem­bagian jadwal ini juga telah disampaikan dan dikoor­di­na­sikan dengan Dinas Pendi­dikan Kabupaten Tangerang sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan dan trans­paransi kebijakan sekolah.

“Alhamdulillah, jadwal ini sudah kami sampaikan ke­pada Dinas Pendidikan Ka­bupaten Tangerang. Kami memastikan seluruh kebi­jakan tetap sesuai regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Selain penyesuaian jam be­lajar, SMPN 3 Curug juga memperbanyak porsi pem­belajaran keagamaan selama Ramadan. Materi seperti ta­darus Al-Qur’an, kajian keislaman, pembiasaan doa, serta penguatan akhlak men­jadi bagian penting dalam kegiatan harian siswa.

“Kami ingin Ramadan ini menjadi momentum pem­ben­tukan karakter. Tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai religius, kedisiplinan, dan ak­hlak mulia siswa,” pa­par Nur­aenun.

Ia berharap, dengan kebi­jakan tersebut, para siswa tetap semangat mengikuti pembelajaran meski sedang berpuasa. Pihak sekolah juga mengimbau seluruh siswa untuk menjaga kesehatan, memperbanyak ibadah, serta tetap disiplin selama menja­lankan kegiatan belajar di bulan penuh berkah ini.

“Semoga dengan peng­atur­an jadwal yang lebih ringan dan peningkatan pembela­jaran agama, siswa bisa men­jalani Ramadan dengan khu­syuk tanpa meninggalkan kewajiban belajar,” tutupnya.(ran)

Sumber: