BJB FEBRUARI 2026

SDN Cikasungka IV: Aksi Clean Up, Wujudkan Sekolah Bersih dan Nyaman

SDN Cikasungka IV: Aksi Clean Up, Wujudkan Sekolah Bersih dan Nyaman

AKSI CLEAN UP: iswa SDN Cikasungka IV melakukan aksi clean up di lingkungan sekolah, dalam rangka mengajak merawat lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Seluruh siswa SDN Cikasungka IV, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, menggelar aksi clean up di ling­kungan sekolah. Kegiatan ini se­bagai bentuk kepedulian ter­hadap kebersihan dan kenya­manan tempat belajar. 

Aksi clean up tersebut diikuti oleh semua siswa dari kelas I hingga kelas VI, dengan penuh semangat dan antusias. Aksi ber­­sih-bersih tidak hanya dila­kuka­n di halaman sekolah, tetapi juga menyasar seluruh ruang kelas, perpustakaan, musola sekolah, hingga ruangan lainnya. Para sis­wa terlihat membawa alat ke­bersihan seperti sapu, kain pel, kemoceng, dan tempat sampah untuk membersihkan setiap sudut sekolah.

Kepala SDN Cikasungka IV Imas Pemassari mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari pem­biasaan karakter peduli lingkung­an yang terus dita­nam­kan kepada seluruh siswa.

”Kegiatan clean up ini bukan hanya sekadar bersih-bersih, te­tapi juga bentuk pendidikan karakter bagi anak-anak kami. Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya kepada Tangerang Eks­pres, Rabu (11/2).

Menurutnya, lingkungan seko­lah yang bersih akan mencip­takan suasana belajar yang nya­man dan sehat. Ia menegas­kan, keber­sihan bukan hanya tugas petugas kebersihan seko­lah, melainkan menjadi tang­gung jawab seluruh warga se­kolah.

”Kami selalu mengingatkan ke­pada siswa bahwa sekolah ini adalah rumah kedua mereka. Jika mereka ingin belajar dengan nyaman, maka mereka juga harus ikut menjaga dan mera­watnya. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bekerja sama, saling membantu, dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” tambahnya.

Imas juga menjelaskan, ke­giatan tersebut dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pro­­gram se­ko­lah dalam mem­bangun budaya hidup bersih dan sehat.

”Kami berharap kegiatan se­perti ini bisa menjadi kebiasaan yang terus dilakukan, bukan hanya saat ada program tertentu. Anak-anak harus terbiasa mem­buang sampah pada tempatnya, mera­pikan kelas sebelum dan sesudah belajar, serta menjaga fasilitas sekolah agar tetap bersih dan terawat,” jelasnya.

Ia pun mengapresiasi semangat para siswa yang mengikuti ke­giat­an dengan penuh tanggung ja­wab. Bahkan, tambahnya, ba­­nyak siswa yang secara suka­rela mem­ber­sihkan area yang sebe­lumnya jarang tersentuh.

”Saya sangat bangga melihat antusiasme anak-anak. Mereka membersihkan kelas, menata bu­ku di perpustakaan, menyapu musola, hingga membersihkan kaca jendela dengan penuh se­ma­­ngat. Ini menunjukkan bahwa kesadaran mereka sudah mulai tumbuh,” katanya.(ran)

Sumber: