SDN Cikasungka IV: Aksi Clean Up, Wujudkan Sekolah Bersih dan Nyaman
AKSI CLEAN UP: iswa SDN Cikasungka IV melakukan aksi clean up di lingkungan sekolah, dalam rangka mengajak merawat lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Seluruh siswa SDN Cikasungka IV, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, menggelar aksi clean up di lingkungan sekolah. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat belajar.
Aksi clean up tersebut diikuti oleh semua siswa dari kelas I hingga kelas VI, dengan penuh semangat dan antusias. Aksi bersih-bersih tidak hanya dilakukan di halaman sekolah, tetapi juga menyasar seluruh ruang kelas, perpustakaan, musola sekolah, hingga ruangan lainnya. Para siswa terlihat membawa alat kebersihan seperti sapu, kain pel, kemoceng, dan tempat sampah untuk membersihkan setiap sudut sekolah.
Kepala SDN Cikasungka IV Imas Pemassari mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari pembiasaan karakter peduli lingkungan yang terus ditanamkan kepada seluruh siswa.
”Kegiatan clean up ini bukan hanya sekadar bersih-bersih, tetapi juga bentuk pendidikan karakter bagi anak-anak kami. Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (11/2).
Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan sehat. Ia menegaskan, kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan sekolah, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh warga sekolah.
”Kami selalu mengingatkan kepada siswa bahwa sekolah ini adalah rumah kedua mereka. Jika mereka ingin belajar dengan nyaman, maka mereka juga harus ikut menjaga dan merawatnya. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bekerja sama, saling membantu, dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” tambahnya.
Imas juga menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan secara berkala sebagai bagian dari program sekolah dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat.
”Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi kebiasaan yang terus dilakukan, bukan hanya saat ada program tertentu. Anak-anak harus terbiasa membuang sampah pada tempatnya, merapikan kelas sebelum dan sesudah belajar, serta menjaga fasilitas sekolah agar tetap bersih dan terawat,” jelasnya.
Ia pun mengapresiasi semangat para siswa yang mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Bahkan, tambahnya, banyak siswa yang secara sukarela membersihkan area yang sebelumnya jarang tersentuh.
”Saya sangat bangga melihat antusiasme anak-anak. Mereka membersihkan kelas, menata buku di perpustakaan, menyapu musola, hingga membersihkan kaca jendela dengan penuh semangat. Ini menunjukkan bahwa kesadaran mereka sudah mulai tumbuh,” katanya.(ran)
Sumber:
