Operasi Keselamatan Maung 2026, 81 Pengendara Dapat Tilang Elektronik
SNI: Petugas Satlantas Polresta Tangerang melakukan pemeriksaan kepada pengendara roda dua yang diduga tidak menggunakan helm SNI.(Dok. Satlantas Polresta Tangerang)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Satlantas Polresta Tangerang kembali melaksanakan Operasi Keselamatan Maung 2026, Senin (9/2/2026). Operasi dilaksanakan di beberapa titik di antaranya di Pertigaan Cikupamas, Pertigaan Talaga Bestari, serta di depan PT Horming Cikupa.
Kasat Lantas Polresta Tangerang AKP Zaeni Aji Bakhtiar menerangkan, dari hasil Operasi tercatat 81 pengiriman surat konfirmasi pelanggaran melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau Tilang Elektronik, penindakan 22 pelanggaran menggunakan ETLE statis (tilang biru), serta sembilan pelanggaran melalui tilang manual.
”Petugas juga memberikan 29 teguran tertulis dan 200 teguran lisan secara subjektif dan humanis kepada para pengguna jalan,” kata Zaeni.
Sedangkan pelanggaran yang dominan, lanjut dia, adalah pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI sebanyak 11 pelanggar. Kemudian pengemudi yang tidak menggunakan safety belt sebanyak 20 pelanggar.
Zaeni bilang, sesuai petunjuk dan arahan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, cara bertindak dalam pelaksanaan Operasi ditujukan sebagai upaya meningkatkan disiplin berlalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
Oleh karena itulah, ujar Zaeni, Operasi mengedepankan penegakan hukum yang humanis, edukatif, dan terukur, tanpa mengesampingkan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
“Operasi ini bertujuan menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman dan kondusif, sekaligus meningkatkan simpati serta kepercayaan masyarakat terhadap Polantas di wilayah hukum Polresta Tangerang,” ujar Zaeni.
“Keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang anak-anak Kabupaten Tangerang untuk mengenyam pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan setiap anak Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan yang sama untuk sukses, tanpa dibatasi kondisi ekonomi keluarganya,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan anak muda yang berprestasi dan kurang mampu dari sisi ekonomi untuk mendaftar sebagai penerima beasiswa kuliah gratis. Beasiswa Tangerang Gemilang ini mencakup antara lain: biaya pendidikan secara penuh hingga lulus, bantuan biaya hidup, serta fasilitas pendukung lainnya hingga biaya keberangkatan bagi mahasiswa luar negeri.
”Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan kembali arah pembangunan yang menyeluruh: memperkuat nilai keagamaan sekaligus memperluas akses pendidikan gratis, demi melahirkan generasi yang religius, berilmu, dan siap membangun Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang dan Indonesia emas 2045” imbuhnya.(sep)
Sumber:

