RSUD Panunggangan Barat Bakal Unggulkan Layanan KIA
Wali Kota Tangerang, Sachrudin bersama Kepala OPD saat melakukan peninjauan kesiapan infrastruktur RSUD Panunggangan Barat, Rabu 4 Februari 2026.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG – Wali Kota Tangerang, Sachrudin melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan infrastruktur dan fasilitas medis di RSUD Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, pada Rabu, 4 Januari 2026.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan seluruh sarana prasarana telah memenuhi standar sebelum rumah sakit tipe D tersebut resmi dioperasikan untuk melayani masyarakat.
Rumah sakit ini diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui layanan unggulan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Didampingi oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sachrudin menyisir setiap sudut gedung. Mulai dari pelataran sekitar RSUD, ruangan dalam gedung seperti ruangan instalasi gawat darurat (IGD), poli rawat jalan, ruang rawat inap dan lainnya.
Sachrudin mengatakan, pihaknya menyempatkan rapat koordinasi dengan OPD terkait sekaligus membentuk tim percepatan dalam upaya RSUD Panunggangan Barat segera dapat dioperasikan.
”Tadi katanya infrastruktur sudah 100 persen, tapi ini masih dalam tahap pemeliharaan, Finishing dan pemantapan. Tadi kita bentuk tim untuk melakukan percepatan segala sesuatunya termasuk kesiapan SDM-nya, termasuk pembenahan kawasan lingkungannya,” kata Sachrudin saat ditemui, Selasa, 4 Februari 2026.
Dia menyebut, RSUD Panunggangan Barat dengan kapasitas 54 tempat tidur rawat inap ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2027. Dia menekankan, bahwa kehadiran RSUD Panunggangan Barat merupakan komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mendekatkan akses layanan kesehatan berkualitas bagi warga di wilayah Barat Kota Tangerang.
”Kita ingin memastikan ketika RSUD ini dioperasikan, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengobatan, tetapi juga pelayanan yang nyaman. Infrastruktur harus siap 100 persen, mulai dari kebersihan gedung hingga sistem alur pasien,” ujarnya.
Dia juga memastikan sistem aliran listrik cadangan (genset) berfungsi optimal untuk mendukung alat medis sensitif. Selain itu, infrastruktur lainnya, seperti area parkir dan drainase untuk segera dirapikan agar tidak terjadi genangan saat hujan.
Sachrudin menambahkan, dengan bakal beroperasinya RSUD Panunggangan Barat, diharapkan beban pasien di RSUD tipe C, yang berlokasi di Modernland, Kecamatan Tangerang dapat terbagi, sehingga penanganan medis di tingkat kota menjadi lebih cepat dan efisien.
Sementara itu, Direktur RSUD Panunggangan Barat, dr Rizki Adiyarti mengungkapkan, bahwa setelah diresmikan nanti, rumah sakit ini akan menjadi muara rujukan bagi puluhan puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Tangerang untuk mendapatkan pelayanan medis tingkat lanjut.
”RSUD ini akan menjadi rumah sakit rujukan dari puskesmas-puskesmas. Di Kota Tangerang ada 39 puskesmas, dan semuanya boleh merujuk pasien ke sini jika membutuhkan penanganan lebih lanjut,” ujar dr Rizki.
Rizki menegaskan, bahwa visi utama RSUD Panunggangan Barat adalah memberikan proteksi maksimal bagi keselamatan ibu dan anak. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meminimalisir risiko medis saat proses persalinan maupun perawatan bayi baru lahir.
”Fokus utama kami adalah mencapai zero angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Kami hadir untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi risiko tersebut secara signifikan di Kota Tangerang,” paparnya.
Sumber:

