BJB FEBRUARI 2026

Banyak Jalan Rusak, Pemkot Tangerang Gercep Lakukan Perbaikan

Banyak Jalan Rusak, Pemkot Tangerang Gercep Lakukan Perbaikan

PENAMBALAN JALAN: Petugas tengah melakukan penambalan ruas jalan yang rusak lantaran kerap digenangi air.(Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemkot Tangerang memastikan gerak cepat (gercep) melakukan perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik wilayah Kota Tangerang. Langkah ini diambil merespons banyaknya laporan masyarakat mengenai aspal yang mengelupas dan jalan berlubang akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin menyatakan, bahwa tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan perbaikan segera. Menurutnya, air hujan yang menggenang menjadi faktor utama melemahnya struktur aspal di beberapa ruas jalan protokol maupun lingkungan.”Kami sudah instruksikan jajaran DPUPR untuk segera melakukan treatment pada jalan-jalan yang rusak. Cuaca ekstrem belakangan ini memang cukup berdampak pada kondisi infrastruktur kita, terutama aspal yang rentan jika terus-menerus terendam air,” ujar Sachrudin, Rabu (4/2).

 Sachrudin menekankan,  fokus utama Pemkot Tangerang saat ini adalah menjamin keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas. Ia meminta masyarakat untuk aktif melaporkan titik kerusakan melalui aplikasi Tangerang LIVE agar dapat segera ditindaklanjuti.”Prioritas kita adalah titik-titik yang mobilitasnya tinggi dan rawan kecelakaan, tentu dengan memperhatikan kondisi cuaca di lapangan agar hasil perbaikannya maksimal dan tidak cepat rusak kembali,” ujarnya.

Selain perbaikan jalan, Sachrudin juga menginstruksikan pembersihan drainase secara berkala. Hal ini dilakukan guna memastikan air hujan tidak mengendap di permukaan jalan yang menjadi penyebab utama kerusakan aspal.

 Sachrudin juga meminta masyarakat untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung. Ia menegaskan, Pemkot Tangerang berkomitmen melakukan perbaikan infrastruktur secara bertahap demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.“Masyarakat kami minta bersabar dan maklum. Mudah-mudahan secara bertahap perbaikan bisa kami laksanakan,” pungkasnya. 

Politisi Partai Golkar ini juga menambahkan, Pemkot Tangerang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk dalam hal perbaikan infrastruktur jalan. Menurut Sachrudin, Pemkot Tangerang memiliki program Perjaka Gesit (Perbaikan Jalan Kota Gerakan Sehari Tuntas). Sehingga warga kini tak perlu khawatir lagi jika menemukan jalan rusak di lingkungan sekitar.

Sachrudin juga berpesan, dalam pengerjaannya, juga harus dilakukan dengan cepat dan tepat agar masyarakat segera dapat menggunakan fasilitas jalan yang menjadi salah satu akses utama dari dan menuju Kota Tangerang.”Pastikan juga sistem drainase bisa berjalan baik, agar tidak  menjadi titik genangan di waktu musim penghujan,” pesan Sachrudin. 

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan, kerusakan jalan tidak hanya terjadi pada jalan kota, tetapi juga pada ruas jalan provinsi dan nasional yang ada di wilayah Kota Tangerang.“Memang saat ini ada sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan di beberapa lokasi disebabkan  hujan yang terus-menerus ditambah kapasitas drainase yang tidak tertampung menyebabkan genangan, sehingga jalan cepat rusak,” kata Taufik, saat ditemui Rabu, (4/2).

Taufik mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya penanganan darurat berupa penambalan lubang jalan. Penanganan tersebut dilakukan dengan tiga metode, yakni penutupan menggunakan aspal, paving block, serta cold mix atau aspal dingin.“Kalau langsung ditutup aspal di kondisi hujan seperti ini, biasanya tidak bertahan lama. Karena itu kami gunakan alternatif lain seperti paving block dan cold mix sebagai solusi sementara,” jelasnya.

Dia mengakui jumlah titik kerusakan cukup banyak sehingga membutuhkan waktu dalam penanganannya. Beberapa ruas jalan yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah berada di kawasan dalam kota, di antaranya Jalan M. Toha, Jalan Imam Bonjol, serta ruas jalan menuju Benda dan Halim.

Taufik menambahkan, untuk perbaikan permanen, Pemkot Tangerang telah menganggarkan rekonstruksi jalan pada tahun 2026. Sejumlah ruas yang kerap dikeluhkan masyarakat, termasuk Jalan M. Toha, telah masuk dalam perencanaan dan akan segera diproses pengadaannya. “Saat ini kita masih dalam tahapan perencanaan, mulai dari survei, pengukuran, penyusunan RAB, hingga spesifikasi teknis,” paparnya.

Dia berharap, setelah musim hujan selesai, proses pengerjaan perbaikan jalan dapat dilakukan secara permanen. ”Ya setelah musim hujan selesai dan proses lelang rampung, pekerjaan fisik bisa segera dilaksanakan,” katanya.

Disinggung terkait penanganan jalan provinsi dan nasional, Taufik menyebut pihaknya tetap menjalin koordinasi dengan instansi terkait meski kewenangan jalan telah dibagi sesuai aturan.“Di lapangan kita saling berkoordinasi. Kalau ada kondisi yang sifatnya mendesak, kita komunikasikan agar penanganan bisa segera dilakukan. Prinsipnya pemerintah harus hadir menjawab keluhan masyarakat,” ujarnya.

Taufik juga mengimbau kepada pengendara untuk lebih waspada saat melintasi jalan yang rusak serta memaklumi proses perbaikan yang sedang berjalan.“Kami mohon masyarakat bisa lebih berhati-hati di jalan dan juga mohon pengertiannya. Kerusakan ini cukup masif dan hujan yang terus terjadi memang sedikit menghambat pekerjaan di lapangan. Namun kami terus berupaya melakukan penanganan secepat mungkin,” tutupnya. (ziz)

Sumber: