BJB NOVEMBER 2025

SDN Pasir Gintung Ajarkan Siswa Cara Menanam

SDN Pasir Gintung Ajarkan Siswa Cara Menanam

MENANAM: Siswa SDN Pasir Gintung melakukan pembelajaran menanam tanaman dengan media tanam sederhana di halaman sekolah.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Pasir Gin­tung, Kecamatan Jayanti, Kabu­paten Tangerang, mengajarkan para siswa menanam tanaman dengan menggunakan media ta­nam sederhana serta pupuk organik. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membiasakan siswa untuk merawat lingkungan dan menumbuhkan kepedulian.

Mengajarkan para siswa mena­nam tanaman ini juga agar ling­kungan tetap hijau dan lestari. Kegiatan menanam tersebut di­ikuti oleh siswa dari berbagai jenjang. Para siswa tampak antu­sias saat mempraktikkan langsung cara menyiapkan media tanam dari bahan sederhana, seperti botol bekas, polybag dan tanah yang dicampur pupuk organik. Selain menanam, siswa juga di­ajarkan cara merawat tanaman secara rutin.

Kepala SDN Pasir Gintung Yati Nurhayati mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari pem­belajaran karakter yang diterapkan di sekolah. Menurutnya, pen­didikan lingkungan harus dimulai sejak dini agar tertanam kuat dalam diri siswa. “Kami ingin siswa memiliki rasa cinta terhadap lingkungan sejak masih di bangku sekolah dasar. Melalui kegiatan menanam ini, anak-anak belajar bagaimana cara merawat tanaman dan men­jaga lingkungan di sekitarnya,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (29/1).

Ia menjelaskan, penggunaan media tanam sederhana sengaja dipilih agar siswa memahami, bahwa kegiatan menanam dapat dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja. Maka dari itu, pihaknya mengajarkan siswa agar mereka bisa melakukan dimana saja dan kapan saja. “Kami mengajarkan siswa bahwa menanam tanaman tidak harus dengan alat yang mahal. Dengan media sederhana pun, kita tetap bisa menjaga lingkungan tetap hijau,” katanya.

Menurut Yati, kegiatan ini juga bertujuan melatih tanggung jawab siswa. Setelah menanam, siswa tidak di lepaskan begitu saja. Me­reka diajarkan untuk menyiram, memberi pupuk, dan merawat tanamannya secara rutin. Dari sini anak-anak belajar tanggung jawab. “Harapan kami, kebiasaan baik ini bisa dibawa ke rumah. Siswa bisa mengajak orang tua untuk menanam dan merawat tanaman di lingkungan rumah masing-masing,” tuturnya.

Ia juga menegaskan, sekolah memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sekolah bukan hanya tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi juga tempat menanamkan nilai kepedulian terhadap ling­kungan.

“Kami ingin siswa tumbuh men­jadi generasi yang peduli terhadap alam, tidak membuang sampah sembarangan, dan memiliki kesa­daran untuk menjaga lingkungan,” tutupnya.(ran)

Sumber: