Pelesetkan Mauk, Komika Didesak Klarifikasi
OLOK-OLOK: Potongan video oknum komika yang menjadikan Mauk sebagai bahan olok-olokan.-Karang Taruna Mauk Timur For Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, MAUK — Jagat media sosial dihebohkan dengan potongan video seorang komika lokal Kabupaten Tangerang berinisial A yang menjadikan nama Kecamatan Mauk sebagai bahan guyonan dalam sebuah acara stand up comedy. Aksi tersebut memicu reaksi keras dari tokoh pemuda setempat.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Mauk Timur Rozi menyayangkan materi komedi tersebut yang dinilai menyudutkan dan tidak pantas. Menurutnya, penggunaan nama wilayah sebagai bahan ejekan telah melukai perasaan warga, terutama putra daerah.
Dalam video yang beredar, oknum komika berinisial A melontarkan kata-kata yang memplesetkan nama Mauk dengan kata muak hingga tuak.
”Ada nama Kecamatan Mauk. Dari nama saja sudah aneh... Maksud gua Mauk mah sebuah kata untuk mengungkapkan kebencian. Itu mah muak,” ujar komika tersebut dalam potongan video yang viral. Ia kemudian menyambungnya dengan candaan lain, ”Kok muak sih. Muak mah yang bikin mabuk. Itu mah tuak.”
Menanggapi hal tersebut, Rozi mempertanyakan alasan pemilihan nama Mauk sebagai materi komedi yang bernada negatif.
”Kami ingin mengetahui kenapa kok bisa nama Mauk dibuat sebuah canda tawa di sebuah tempat stand up comedy. Yang kami dengar bahasa tersebut sangat menyudutkan dan tidak pantas didengarkan,” tegas Rozi saat memberikan keterangan, Rabu (14/1).
Rozi menekankan, nama Mauk memiliki nilai historis dan sakral bagi masyarakat setempat. Ia menyebutkan bahwa nama tersebut berkaitan erat dengan leluhur dan pendiri wilayah mereka.
”Mauk adalah leluhur kami. Salah satu buyut dari pendiri wilayah kami. Kenapa diolok-olok seperti itu? Tolong dijaga,” tambahnya dengan nada kecewa.
Sebagai bentuk tindak lanjut, pihak Karang Taruna Mauk Timur melayangkan tuntutan agar komika berinisial A segera menemuinya atau perwakilan pemuda untuk memberikan penjelasan secara langsung.
”Kami meminta saudara A datang kepada kami secepatnya untuk mengklarifikasi apa tujuan dan maksud dari bahasa yang sudah diutarakan. Apakah itu sekadar candaan atau argumen yang tidak pantas didengar,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak komika A terkait tuntutan klarifikasi tersebut. (zky)
Sumber:

