Optimalkan Lahan Kosong, Kapolda Dorong Pemkot Serang Tanaman Jagung
MEMETIK: Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bersama Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia memetik jagung hasil panen, Kamis (8/1).(Pemkot Serang For Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Kepolisian Daerah (Polda) Banten mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Serang agar lebih serius mengoptimalkan lahan-lahan kosong untuk pengembangan tanaman jagung. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan, khususnya komoditas jagung, di Provinsi Banten.
Dorongan itu disampaikan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV di Lingkungan Ciwiru, Kelurahan Cigoong, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis (8/1).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari organisasi perangkat daerah hingga aparatur kelurahan dan desa, untuk mengajak petani kembali menggairahkan budidaya jagung.
“Saya minta betul terutama Pak Wakil Wali Kota, Dinas Pertanian, kita semua melalui lurah dan kepala desa untuk mengajak para petani kita rajin menanam jagung. Insya Allah Provinsi Banten bisa menjadi salah satu penyumbang swasembada pangan di bidang jagung,” ujar Hengki.
Ia menilai, potensi pertanian di Banten masih sangat besar dan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, berdasarkan data yang ada, Banten saat ini berada di peringkat delapan nasional sebagai provinsi penghasil beras. Capaian itu disebut menjadi modal kuat untuk mengembangkan komoditas pangan lainnya. “Kalau pengelolaan pertanian kita serius dan berkelanjutan, saya yakin Banten bisa masuk lima besar provinsi penghasil jagung. Kuncinya ada pada kemauan bersama dan pemanfaatan lahan yang ada,” tegasnya.
Kapolda secara khusus meminta Pemkot Serang untuk mengambil peran strategis dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur yang masih tersebar di sejumlah wilayah. Menurutnya, optimalisasi lahan kosong tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi jagung, tetapi juga pada kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia menyatakan kesiapan pemerintah daerah menindaklanjuti arahan Kapolda. Ia mengatakan, pemanfaatan lahan kosong untuk kegiatan pertanian sejalan dengan program unggulan Pemkot Serang, yakni Gerakan Serang Hijau. “Arahan Pak Kapolda sejalan dengan program kami. Gerakan Serang Hijau memang mendorong masyarakat dan pemerintah untuk menanam, baik di lingkungan rumah maupun di lahan-lahan kosong, termasuk untuk tanaman jagung,” ujar Agis.
Ia menjelaskan, pemerintah kota akan segera melakukan pemetaan terhadap lahan-lahan yang berpotensi untuk dijadikan area tanam. Setelah itu, Pemkot Serang akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lahan yang belum produktif dapat dimanfaatkan secara maksimal. “Kami akan kolaborasikan semua pihak, mulai dari OPD, kecamatan, kelurahan, hingga masyarakat. Harapannya, lahan-lahan yang selama ini terbengkalai bisa memberi nilai tambah dan mendukung ketahanan pangan Kota Serang,” pungkasnya.(ald)
Sumber:

