Bantu Penanganan Pascabencana, PMI Kembali Kirim Nakes ke Aceh
Pengurus PMI Provinsi Banten berfoto bersama dengan nakes yang akan dikirimkan ke Bireun, Provinsi Aceh di Markas PMI Banten, Kota Serang, Selasa (6/1). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Palang Merah Indonesia (PMI) Banten kembali mengirim enam tenaga kesehatan (nakes) ke wilayah terdampak bencana di Bireun, Provinsi Aceh. Nakes itu dilepas di Markas PMI Banten, Kota Serang, Selasa (6/1).
Keenam nakes tersebut terdiri dari dua dokter, dua perawat, dua bidan, dan satu staf dari markas PMI Banten. Mereka bertugas selama 15 hari membantu penanganan pascabencana.
Kepala Markas PMI Banten, Embay Bahriyah mengatakan, dari awal terjadinya bencana alam di Pulau Sumatera pada Desember 2025, PMI Banten telah banyak mengirimkan bantuan, baik berupa sembako, tenaga kesehatan, maupun bantuan lainnya.
"Ini sudah ketiga kalinya kita mengirimkan tenaga kesehatan, karena PMI Aceh masih meminta bantuan ke PMI Pusat dan PMI Pusat masih memberikan kesempatan kepada PMI se-Indonesia. Kami langsung merespons untuk kirim lagi ke sana, ini sangat membantu," katanya usai melepas.
Tidak hanya itu, PMI Banten juga masih mengirimkan air bersih ke wilayah terdampak bencana, melalui relawan yang dikirim secara bergantian selama dua minggu sekali.
"Relawan kita silih berganti, yang mengoperasionalkan dua minggu sekali ganti, karena masih kebijakannya Ketua PMI Pusat pelayanan ini masih terus berjalan," ujarnya.
Terkait donasi yang dikumpulkan PMI Banten, kata Embay, sejak awal dibuka donasi sampai sekarang sudah terkumpul sekitar Rp600 juta. Dana itu sudah digunakan secara berangsur-angsur untuk memberikan bantuan kepada korban bencana di Provinsi Aceh dan Sumatera.
Donasi untuk korban bencana Pulau Sumatera ini masih terus dibuka selama enam bulan sesuai dengan kebijakan PMI Pusat, sampai bencana di sana benar-benar sudah membaik.
"Kebutuhan korban bencana di sana, mereka perlu logistik, serta kebutuhan untuk hidup di sana, lalu membantu membersihkan lumpur dan PMI mengirimkan eskavator. Donasi yang kita kumpulkan, sudah dikirimkan ke sana secara berangsur-angsur," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua PMI Banten Ratu Tatu Chasanah mengatakan, PMI Provinsi Banten terus berkoordinasi dengan PMI Aceh untuk mendapatkan informasi terkait bantuan apa saja yang sangat dibutuhkan sebagai bahan program selanjutnya.
"Sesuai arahan Pak Jusuf Kalla selaku Ketua Umum PMI Pusa, kami harus hadir langsung dari awal sampai masyarakat terdampak bangkit dan normal kembali. Di sisi lain, tim tenaga kesehatan PMI Banten saat ini sudah melakukan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh," ujarnya. (agm)
Sumber:

