Tukang Las di Pondok Aren Tewas Gantung Diri
Seorang pria akhiri hidup dengan cara gantung diri di bengkel las Jalan Raya Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Minggu 28 Desember 2025 malam.-Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, PONDOK AREN — Kasus gantung diri terjadi di sebuah bengkel las di di Jalan Raya Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Minggu, 28 Desember 2025 malam. Orang yang nekat mengkahiri hidup tersebut adalah pria berinisial S yang merupakan karyawan bengkel las tersebut.
Video gantung diri tersebut viral dan dibagikan oleh media sosial (Medsos) Instagram Tagana Rescue. Dalam video instagram tersebut menceritakan kronologi penemuan pria yang melakukan gantung diri pada Minggu, 28 Desember 2025 tersebut.
”Kejadian ini pertama kali diketahui oleh pemilik bengkel las yang berinisial (A) sekitar pukul 19.00 WIB yang berlokasi di Jalan Raya Pondok Betung, Pondok Aren di sebuah bengkel las,” ujar keterangan dalam medsos tersebut seperti dikutip, Senin, 29 Desember 2025.
Berdasarkan keterangnyannya, sebelum kejadian tersebut diketahui pemilk bengkel las ingin mangambil kunci motor yang ada ke dalam bengkel las. Begitu berada di dalam bengkel pemilik bengkel las kemudian menemukan korban yang sudah tak bernyawa yang tergantung di salah satu sudut bangunan.
Lalu pemilik bengkel las melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat. ”Lalu pihak RT melaporkan peristiwa ini ke Polsek Pondok Aren,” tambahnya.
Masih berdasarkan keterangan dalam Instagram tersebut, tim Inafis dari Polres Tangsel tak lama segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian lerkara (TKP).
Informasi yang diperoleh dari pihak Polsek Pondok Aren, bahwa berdasarkan pemeriksaan awal medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
”Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis dan tim identifikasi, murni merupakan peristiwa bunuh diri. Tidak ada bekas luka benda tajam maupun tumpul yang mencurigakan,” terangnya.
Hingga saat ini motif kasus gantung diri tersebut masih didalami dan pihak kepolisian juga masih mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga untuk mengetahui motif di balik tindakan nekat korban.
”Pihak keluarga menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi dan telah mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Pondok Aren Kompol Anne Rose Agrippina Putri hingga Senin, 29 Desember 2025 sore belum memberikan keterangan resmi terkait kasus gantung diri tersebut. (bud)
Sumber:

