BJB NOVEMBER 2025

Pemkot Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman

Pemkot Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan (dua kiri) memberikan sambutan saat rapat koordinasi TPID di Hotel Nite and Day Hotel, Alam Sutera, Serpong Utara, Selasa 9 Desember 2025.-(Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres)-

TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG UTARA — Pemkot Tangsel menjamin ketersediakan pasokan bahan kebutuhan pokok selama momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Bam­bang Noertjahjo saat memim­pin rapat koordinasi tim pengen­dalian inflasi daerarah (TPID) di Hotel Nite and Day Hotel, Alam Sutera, Serpong Utara, Selasa, 9 Desember 2025.

Bambang yang juga sekaligus sebagai Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tangsel tersebut mengakatan, dalam be­be­rapa waktu terakhir terdapat sejumlah kebijakan dari pemerin­tah pusat yang berdampak terha­dap kondisi perekonomian da­erah. 

”Secara historis, kondisi ini ber­potensi memengaruhi stabi­litas harga serta ketersediaan ba­han pokok,” ujarnya saat sam­bu­tan, Selasa, 9 Desember 2025.

Pria yang biasa disapa Bambang Apul tersebut menambahkan, berdasarkan laporan yang telah disusun, pergerakan harga komo­ditas pada periode 2025 masih me­nunjukkan fluktuasi yang cu­kup tajam. Oleh karena itu, kewaspadaan harus terus diting­katkan.

”Komoditas yang memberikan kontribusi terbesar terhadap in­flasi harga (IPH) antara lain beras, cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, jeruk serta minyak goreng,” tambahnya.

Menurutnya, kenaikan harga pada komoditas tersebut dipenga­ruhi oleh beberapa faktor, seperti faktor produksi, faktor cuaca, ser­ta meningkatnya permintaan masyarakat. Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya telah melaksanakan berbagai langkah konkret sepanjang 2025.

Diantaranya adalah upaya pe­nguatan pasokan melalui peman­tauan harga dan stok secara rutin, pelaksanaan gerakan pangan mu­rah atau operasi pasar murah. Juga pelaksanaan panen cabai rawit yang diarahkan sesuai ke­butuhan pasar, serta pengendalian konsumsi pangan. 

Selain itu, dilakukan juga penya­luran bantuan pangan dan minyak goreng kepada masyarakat. ”Da­lam upaya pengendalian harga melalui program pasokan murah, telah dilakukan penyaluran mi­nyak goreng, telur ayam ras, dan daging ayam ras sebagaimana telah disampaikan pada beberapa tahun sebelumnya,” jelasnya.

Penyuka olahraga tenis meja tersebut mengungkapkan, pihak­nya juga membentuk kios pangan untuk mendukung kelancaran distribusi bahan pokok. ”Kita juga melakukan perbaikan infra­struktur jalan guna memperlancar distribusi barang,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menga­takan, pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), peningkatan permintaan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok selalu terjadi secara signifikan. 

”Apabila peningkatan permin­taan ini tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan yang me­madai serta kelancaran distribusi, maka secara langsung akan me­micu kenaikan harga barang dan jasa. Hal ini merupakan sebuah rumusan yang sudah pasti,” ujar­nya.

Pilar menambahkan, data me­nun­jukkan bahwa beberapa ko­moditas strategis di Kota Tangsel dan juga secara nasional, seperti cabai, telur, daging ayam, dan beras, selalu menjadi penyumbang utama inflasi pada akhir tahun.

”Inflasi yang tidak terkendali akan menggerus daya beli masya­rakat, khususnya kelompok ber­pendapatan rendah,” tambahnya

Sumber: