BJB NOVEMBER 2025

SDN Tigaraksa V Punya Ekskul Keputrian

SDN Tigaraksa V Punya Ekskul Keputrian

Ekspres EKSKUL KEPUTRIAN: SDN Tigaraksa V memiliki ekstrakurikuler Keputrian sebagai salah satu wadah meningkatkan kreativitas siswa putri.(Randy/Tangerang)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — SDN Tigaraksa V, Kecamatan Tigaraksa, Kabu­paten Tangerang, terus berko­mitmen mengembangkan potensi dan karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan positif di se­kolah. Salah satunya dengan meng­hadirkan ekstrakurikuler (Ekskul) keputrian yang secara khusus diikuti oleh siswa putri.

Ekstrakurikuler keputrian ini menjadi wadah bagi siswi untuk mengasah kreativitas, bakat, serta keterampilan melalui beragam aktivitas edukatif dan menye­nangkan. Kegiatan yang dilakukan antara lain menggambar, mewar­nai, membuat karya sederhana, hingga aktivitas kreatif lainnya, yang mendorong siswa putri lebih percaya diri dan aktif berekspresi.

Kepala SDN Tigaraksa V Lia Nurmala mengatakan, ekstra­kurikuler keputrian dirancang sebagai ruang aman dan nyaman bagi siswa putri,  untuk berkem­bang sesuai dengan minat dan potensi mereka.

“Ekstrakurikuler keputrian ini kami khususkan untuk siswa putri. Ini agar mereka memiliki ruang tersendiri untuk berekspresi, ber­kreasi, dan mengembangkan bakat yang dimiliki,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (27/1).

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil karya, tetapi juga pada proses pembe­lajaran yang membentuk karakter siswa. Melalui kegiatan meng­gambar, mewarnai, dan aktivitas kreatif lainnya, anak-anak kami latih untuk lebih telaten, sabar, dan berani menuangkan ide-ide kreatif mereka.

“Kami ingin siswa putri di SDN Tigaraksa V tumbuh menjadi pri­badi yang mandiri, percaya diri, dan memiliki kreativitas yang tinggi. Ini sangat penting sebagai bekal mereka di masa depan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, sekolah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Sekolah selalu mendu­kung kegiatan positif seperti ekstra­k­urikuler keputrian ini, baik dari segi fasilitas maupun pen­dam­pingan guru, agar kegiatan berjalan optimal dan berkelanjutan. ”Kami berharap anak-anak me­rasa senang mengikuti kegiatan ini, tidak merasa terpaksa, dan justru menunggu-nunggu jadwal ekstrakurikuler keputrian,” tu­tupnya.(ran)

Sumber: