BJB
hut bjb

Satu Jemaah Haji Asal Lebak Meninggal

Satu Jemaah Haji Asal Lebak Meninggal

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Lebak, Halimatussa'diyah. (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lebak mengabarkan satu orang jemaah haji atas nama Atsuki (65) asal Kampung Sukatani, Desa Situ­mulya, Kecamatan Cibeber, Ka­bupaten Lebak dikabarkan me­ninggal di Rumah Sakit An-Nur, Makkah.

Halimatussa'diah, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lebak mengatakan, jemaah haji KBIHU Ma’rifat yang masuk ke dalam Kloter JKB 18 tersebut meninggal setelah menjalani seluruh tahapan ibadah haji pada Senin 1 Juni 2026 waktu setempat.

“Kronologis meninggalnya, setelah makan, beliau me­ngambil wudu ke kamar mandi untuk salat Asar. Saat wudu beliau jatuh hingga harus dibawa ke RS,” katanya kepada wartawan, kemarin.

Atsuki, kata Halima­tussa'­diah, sempat mendapat pe­rawatan beberapa jam, kemu­dian dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.35 waktu Arab Saudi dengan diagnosa henti jantung.

“Jasadnya sudah dimakam­kan dan saat ini kami sedang mengurus dokumen supaya mendapatkan asuransi, se­hingga ketika jemaah sudah kembali ke tanah air, asuransi almarhum bisa kami bantu cairkan,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagian besar jemaah asal Kabupaten Lebak merupakan kelompok lanjut usia (lansia). Sehingga pasca melakukan rangkaian puncak ibadah haji di Armuzna (Ara­fah, Muzdalifah dan Mina), kondisi mereka mengalami kelelahan.

“Saat ini di JKB 22 saya belum dapat laporan, artinya insya Allah kondisinya aman. Tapi ada satu jemaah JKB 18 yang dua hari sekali KBIHU-nya harus membeli tabung oksigen karena kemungkinan keca­pean sehingga membutuhkan alat bantu,” katanya.

Iyan Fitriyana, Kabag Kesra Pemkab Lebak berharap, se­mua jemaah haji khususnya dari Lebak bisa menjaga diri dan menjaga kesehatan. Se­hingga kembali lagi ke kam­pung halaman dengan me­nyandang haji mabrur dan mabruroh.(fad)

Sumber: