“Bagaimanapun juga, kita dalam tugas pelayan. Mau tidak mau, kita harus menerima konsekuensi sebagai pelayan masyarakat. Wali kota tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa dukungan kita,” tegasnya.
Suli juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pegawai dan rekan kerja yang pernah berinteraksi dengannya selama menjalankan tugas. Ia menyadari ketegasan yang diterapkannya sebagai atasan mungkin pernah menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi hal itu dilakukan demi mendorong kemajuan bersama.
Memasuki usia 60 tahun, Suli mengaku bersyukur dapat melewati perjalanan panjang pengabdian sebagai ASN. Meski akan meninggalkan jabatan struktural, ia menyampaikan niat untuk tetap berkontribusi bagi Kota Tangerang, termasuk membantu wali kota di bidang kepramukaan.
“Saya bersyukur mencapai umur 60 tahun, dan belum tentu semua orang mencapai umur 60 tahun. Saya mohon maaf kepada seluruhnya apabila selama bersentuhan dengan saya ada yang kurang berkenan,” pungkasnya. (mg-9/mol)