TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Wali Kota Serang Budi Rustandi meminta Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir. Sejumlah lokasi, mulai dari kawasan Rau, Kemang hingga Jalan Raya Cilegon, menjadi sasaran pemetaan potensi pendapatan.
Budi meminta kepala Dishub dan Bapenda yang baru segera mengecek dan memantau potensi pendapatan yang belum tergarap maksimal, termasuk dari sektor parkir.
“Kepada kepala dinas yang baru, saya minta segera melakukan pengecekan dan monitoring terhadap potensi pendapatan daerah, termasuk parkir dan potensi lainnya. Saya sudah memerintahkan agar hal tersebut segera diperiksa sehingga bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” kata Budi.
Ia juga meminta OPD terkait mempelajari regulasi dan berkoordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk mengoptimalkan penerimaan daerah.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dishub Kota Serang yang baru, Diat Hermawan mengatakan pihaknya akan menginventarisasi sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi pendapatan dari sektor parkir.
“Sebetulnya bukan hanya di kawasan Kemang. Mungkin juga di Jalan Raya Cilegon. Di sana ada potensi PAD yang sejauh yang saya tahu, belum masuk dalam koordinasi Dinas Perhubungan,” kata Diat, saat dikonfirmasi Tangerang Ekspres, Rabu (14/10).
Menurutnya, Dishub akan memetakan lokasi terlebih dahulu, kemudian mengkaji regulasi sebagai dasar menentukan langkah penataan dan pengelolaannya.
Kawasan Pasar Rau juga menjadi perhatian karena kondisi parkirnya dinilai semrawut. Diat menyebut aktivitas masyarakat yang tinggi di kawasan tersebut menjadi potensi yang perlu ditelusuri untuk meningkatkan PAD.
“Kita coba inventarisasi dan petakan terlebih dahulu, kemudian melihat bagaimana regulasinya. Setelah itu, akan kita tindak lanjuti,” ujarnya.
Diat menegaskan, Dishub siap menjalankan arahan wali kota dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku. (ald)