Integrasi NIB-NOP Tangsel Dilirik 59 Daerah

Kamis 17-09-2026,21:24 WIB
Reporter : Tri Budi Sulaksono
Editor : Andi Suhandi

Benyamin menjelaskan, integrasi data NOP milik Bapenda dengan nomor bidang yang dimiliki kantor pertanahan dapat membantu pemerintah mengetahui kondisi riil aset dan objek pajak masyarakat. Data tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar pembaruan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), termasuk pengelolaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Dengan begitu, data riil aset milik masyarakat seperti apa bisa diketahui. Nantinya akan terjadi pembaruan pada SPPT PBB dan kemudian juga pada BPHTB dan seterusnya,” ungkapnya.

Pemkot Tangsel berharap pemutakhiran tersebut dapat memperkuat basis data sekaligus membuka ruang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tantangannya, inovasi tidak berhenti pada seremoni maupun penghargaan, tetapi harus terus dikembangkan dan diterapkan.

Benyamin meminta Bappeda membentuk tim kurasi untuk menyeleksi dan mengembangkan berbagai inovasi yang lahir dari lingkungan Pemkot Tangsel. Sementara BKPSDM diminta melakukan penilaian agar kreativitas pegawai tidak berhenti setelah memperoleh penghargaan.

“Jangan didiamkan selesai pada pemberian penghargaan, tapi kembangkan terus,” tegasnya.

Selain integrasi data, Tangsel Expo juga menjadi ajang untuk menampilkan hasil lomba teknologi tepat guna yang rutin digelar Pemkot Tangsel. Benyamin berharap berbagai inovasi tersebut tidak sekadar menjadi pajangan, tetapi dapat diterapkan dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan ada yang bisa kita terapkan, mudah-mudahan ada yang bisa kita informasikan kepada masyarakat luas,” tutupnya.(bud)

Kategori :