TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten memastikan kondisi pariwisata di kawasan pesisir Anyer hingga Carita secara umum masih kondusif dan aman dikunjungi masyarakat meski terjadi peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Minggu 6 September 2026.
Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Pariwisata Dispar Banten, Paundra Bayyu Ajie mengatakan bahwa aktivitas pariwisata di area luar ruang masih berjalan. Sebagian wisatawan tetap menikmati waktu liburan di area pantai.
"Kondisi pariwisata secara umum kalau kita amati saat mendampingi Pak Gubernur meninjau lapangan masih terbilang aman dan pantai cukup landai. Wisatawan masih ada yang beraktivitas di pantai," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (7/9).
Meski begitu, kondisi ini juga berdampak pada pemesanan kamar hotel di sejumlah kawasan Anyer dan Carita. Menurut Bayyu, tidak sedikit wisatawan yang melakukan pembatalan karena isu erupsi.
"Namun, memang ada dampak seperti pembatalan (cancellation) pemesanan kamar hotel dari beberapa wisatawan, walau jumlahnya tidak signifikan," ujarnya.
Meski begitu, Dispar Provinsi Banten telah mengeluarkan edaran Imbauan Keselamatan Wisatawan dan Pengelola Wisata yang dirujuk dari arahan Gubernur Banten serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Dalam edaran tersebut, Dispar Banten mengimbau wisatawan wajib mematuhi seluruh arahan pihak berwenang.Tidak mendekati kawasan zona bahaya yang telah ditetapkan, memantau informasi resmi, serta tetap mengenakan masker saat berada di area pantai untuk mengantisipasi sebaran abu vulkanik.
Sementara untuk pengelola objek wisata memastikan kesiapan seluruh prosedur keselamatan, memberikan informasi yang transparan dan akurat kepada pengunjung, serta siap mengambil langkah darurat jika ada perubahan status dari instansi berwenang.
Adapun masyarakat umum tidak menyebarkan berita bohong (hoaks), baik berupa foto maupun video lama yang diklaim sebagai kondisi terkini yang dapat memicu kepanikan publik.
"Berdasarkan laporan dari mitra kami di lapangan, seperti Balawista, situasi pantai secara umum masih aman dan bisa dikunjungi. Namun, kami menegaskan kepada seluruh wisatawan dan pengelola untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan," paparnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten/kota dan PVMBG terus melakukan pemantauan serta memperkuat koordinasi. Pemerintah daerah juga diminta memastikan kesiapan langkah mitigasi hingga tingkat desa, termasuk jalur evakuasi dan lokasi pengungsian.
Andra menegaskan masyarakat tidak perlu panik, tetapi harus tetap meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta memperoleh informasi mengenai perkembangan Gunung Anak Krakatau dari lembaga resmi yang berwenang.
"Keselamatan masyarakat adalah hal yang paling utama. Itu yang harus kita kerjakan," katanya. (mam)