Komitmen Bersama Kejar Target Imunisasi

Selasa 07-07-2026,21:27 WIB
Reporter : Aldi Alpian Indra
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Fa­kultas Kedokteran Univer­sitas Indonesia (FKUI) memperkuat upaya peningkatan cakupan imunisasi dasar anak melalui penandatanganan komitmen bersama pada hari kedua Par­ticipatory Workshop: Komit­men Daerah dan Sinergi Multi­sek­toral dalam Upaya Pe­ning­katan Cakupan Imunisasi Dasar Anak, Selasa (7/7). 

Komitmen tersebut menjadi tindak lanjut hasil penelitian FKUI yang menunjukkan ca­kupan imunisasi dasar di Kota Serang masih sekitar 60 persen atau belum mencapai target nasional sebesar 80 persen.

Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang Yudi Suryadi menga­takan, rekomendasi yang diha­silkan dari penelitian dan pem­­bahasan selama dua hari akan segera dilaporkan kepada Wali Kota Serang sebagai bahan penyusunan kebijakan untuk meningkatkan cakupan imu­nisasi.

"Ini salah satu upaya untuk mendorong Kota Serang men­capai target imunisasi yang telah ditentukan. Insyaallah hasil rekomendasi ini akan kami tindak lanjuti dan kami laporkan kepada Pak Wali Kota agar bisa dilaksanakan di Kota Serang," katanya.

Menurut Yudi, rekomendasi yang disusun FKUI dapat dite­rapkan di Kota Serang sepan­jang didukung komitmen s­e­­luruh pemangku kepenting­an. Karena itu, pemerintah daerah akan melibatkan orga­nisasi perangkat daerah (OPD), tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga kader kesehatan dalam memperkuat edukasi kepada masyarakat.

Salah satu rekomendasi yang akan didorong ialah Gerakan Ayah Mengantar Anak Imu­nisasi. Program tersebut dinilai penting karena keputusan membawa anak untuk imuni­sasi tidak jarang masih bergan­tung pada persetujuan ayah.

"Selama ini sering kali ibu sudah siap membawa anak ke posyandu, tetapi masih menunggu persetujuan ayah. Karena itu keterlibatan ayah sangat penting," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang Ahmad Hasanudin me­ngatakan, salah satu reko­mendasi lain yang dinilai stra­tegis adalah menjadikan status imunisasi lengkap sebagai salah satu persyaratan masuk sekolah. Menurutnya, langkah tersebut dapat mendorong orang tua untuk melengkapi imunisasi anak sejak dini.

"Kalau persyaratan masuk sekolah adalah imunisasi lengkap, tentu orang tua akan lebih terdorong untuk meleng­kapi imunisasi anaknya. Man­faatnya bukan untuk pemerin­tah, tetapi untuk melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi," katanya.

Ia menambahkan, layanan imunisasi di Kota Serang telah tersedia di seluruh puskesmas dan posyandu. Namun, tanta­ngan terbesar masih berasal dari rendahnya kepercayaan sebagian masyarakat akibat hoaks, disinformasi, serta ke­khawatiran terhadap efek sam­ping imunisasi.

Sementara itu, Peneliti Fa­kultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr. Ahmad Fuady, menjelaskan penandatanganan komitmen bersama dilakukan sebagai pengingat bahwa seluruh pihak telah menye­pakati tanggung jawab bersama untuk meningkatkan cakupan imunisasi di Kota Serang.

"Tujuannya agar ada bukti tertulis bahwa kita semua su­dah berkomitmen. Jadi kalau nanti ada yang lupa, komitmen ini bisa kita tunjukkan sebagai pengingat bahwa kita sudah sepakat meningkatkan cakupan imunisasi bersama-sama," ujarnya.

Fuady berharap komitmen tersebut dapat diwujudkan melalui langkah nyata sehingga cakupan imunisasi dasar anak di Kota Serang meningkat dari sekitar 60 persen menjadi mi­nimal 80 persen sesuai target nasional. Menurutnya, kola­borasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci agar lebih ba­nyak anak memperoleh imu­nisasi dasar lengkap dan terlin­dungi dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. (ald)

Kategori :

Terkait

Rabu 03-06-2026,21:53 WIB

Ribuan Siswa Tolak MBG

Selasa 02-06-2026,21:43 WIB

Warga Diminta Jujur saat Sensus