TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sebagai salah satu strategi percepatan pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran daerah. Langkah tersebut ditunjukkan melalui pembangunan Jalan Kenari di Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang yang didanai melalui CSR PT Saubahtera Sejahtera (SBS).
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pembangunan. Karena itu, Pemkot Serang aktif menjalin kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Kota Serang untuk ikut berkontribusi melalui program CSR.
“Ini bagian dari inovasi ketika APBD mengalami efisiensi dan kemampuan anggaran terbatas. Kami berupaya menggandeng perusahaan yang berinvestasi di Kota Serang agar ikut membantu percepatan pembangunan,” kata Budi usai meninjau pembangunan Jalan Kenari, Rabu (17/6).
Menurutnya, kolaborasi dengan sektor swasta telah menghasilkan sejumlah pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Kota Serang. Selain PT SBS, sejumlah perusahaan lain juga telah berpartisipasi dalam mendukung pembangunan melalui program CSR.
Budi menjelaskan, salah satu proyek yang saat ini sedang berjalan adalah pembangunan Jalan Kenari di Kecamatan Kasemen. Ruas jalan sepanjang 517 meter tersebut dibangun tanpa menggunakan APBD dan menjadi akses penting yang menghubungkan Kota Serang dengan Kabupaten Serang.
Ia menegaskan, Pemkot Serang akan terus membuka ruang kolaborasi dengan para investor untuk membantu memenuhi kebutuhan pembangunan yang belum dapat diakomodasi seluruhnya melalui APBD.
“Walaupun APBD Kota Serang terbatas, kami tidak menyerah. Kami terus mencari solusi agar pembangunan tetap berjalan dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, pembangunan Jalan Kenari merupakan salah satu bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi jalur penghubung antara Kota Serang dan Kabupaten Serang serta mendukung aktivitas masyarakat di wilayah Kasemen.
“Jalan Kenari dibangun melalui CSR PT SBS dengan panjang 517 meter dan lebar lima meter. Ini merupakan jalan penghubung antarwilayah yang cukup penting bagi masyarakat,” kata Iwan.
Ia menambahkan, pembangunan jalan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua bulan. Ke depan, Pemkot Serang akan terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, baik melalui APBD maupun kolaborasi dengan pihak swasta melalui program CSR.
Melalui skema tersebut, Pemkot Serang berharap percepatan pembangunan infrastruktur dapat terus dilakukan sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi meski di tengah keterbatasan fiskal daerah. (ald)