Sekolah Rakyat Ditarget Beroperasi Juli

Selasa 09-06-2026,21:55 WIB
Reporter : Syirojul Umam
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Gubernur Banten Andra Soni menyebut bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Banten di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang sudah mencapai 67,71 persen. Seko­lah yang dikhususkan untuk warga kurang mampu ini di­targetkan mulai beroperasi pada Juli 2026.

"Progresnya sesuai dengan yang ditargetkan. Target opera­sional di Juli," katanya dalam keterangan usai meninjau pembangunan, Selasa (9/6).

Andra mengatakan, sekolah yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis itu ditargetkan selesai akhir Juni dan mulai beroperasi pada Juli 2026.

"Sejumlah bangunan utama sudah memasuki tahap pema­sangan atap sehingga pekerja­an arsitektur dan penyelesaian interior dapat dipercepat," ujarnya.

Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. 

"Program ini merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu," jelasnya.

Pada tahun ajaran 2026-2027 Sekolah Rakyat Pandeglang akan menampung sekirar 500 siswa dari berbagai daerah di Banten dengan prioritas warga Kabupaten Pandeglang. Fasilitas yang dibangun juga cukup lengkap, meliputi ge­dung pendidikan, asrama, gedung serbaguna, dapur, kantin, rumah ibadah, serta sarana pendukung lainnya.

Sementara itu, Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis Kementerian PU, Nabil Mu­hammad mengatakan, pro­gres pembangunan Seko­lah Rakyat sudah sesuai de­ngan target yang ditetapkan. Untuk di Kabupaten Lebak juga telah mencapai 66,42 persen.

"Untuk Pandeglang sudah 67,71 persen, sementara Lebak sekitar 66,42 persen," katanya.

Ia menegaskan, percepatan pembangunan terus dilakukan melalui penambahan tenaga kerja, peralatan, material, serta pekerjaan arsitektur yang dikerjakan secara paralel. Pihaknya optimistis seluruh pekerjaan, termasuk jalan kawasan, dapat selesai pada akhir Juni dan difungsikan pada Juli 2026.

Di sisi lain, proses verifikasi calon siswa masih berlang­sung. Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Pro­vin­si Banten, Farhah Syibli mengatakan, verifikasi dilaku­kan secara door to door di se­luruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten, de­ngan mem­prioritaskan anak dari keluarga miskin dan mis­kin ekstrem yang masuk Desil 1 dan Desil 2 pada Data Tung­gal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sekolah Rakyat Pandeglang akan membuka masing-ma­sing tiga rombongan belajar untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas 30 siswa per rombongan. Farhah menye­but kuota siswa SMA telah terpe­nuhi, sementara proses verifi­kasi untuk SD dan SMP masih berjalan karena masih terdapat kuota yang belum terisi.

Dengan progres pem­ba­ngun­an yang terus me­ningkat dan proses seleksi peserta didik yang berlangsung, Se­kolah Rakyat Pandeglang diharapkan mulai beroperasi pada Juli 2026 sebagai pusat pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga mis­kin dan miskin ekstrem di Banten. (mam)

Kategori :

Terkini

Selasa 09-06-2026,22:04 WIB

PAD PBG Baru Tembus Rp1 M

Selasa 09-06-2026,22:01 WIB

Alun-Alun Rangkasbitung Steril PKL

Selasa 09-06-2026,21:58 WIB

Takziah, Zakiyah Janji Perbaiki Rumah