DPMD Pastikan Tak Ada Desa Minim Potensi

Kamis 23-04-2026,21:28 WIB
Reporter : Agung Gumelar
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Pember­da­yaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Serang me­mastikan dari 326 desa di Kabupaten Serang, tidak ada satupun desa yang tidak me­miliki potensi.

Semuanya dipastikan sudah mempunyai potensi untuk terus dikembangkannya supa­ya dapat meningkatkan per­eko­nomian masyarakat di desanya.

Kepala DPMD Kabupaten Serang Rudy Suhartanto me­nga­takan, semua desa kini sudah mempunyai potensinya masing-masing untuk dikem­bangkan, bahkan ada desa yang sampai kebingungan mau menggali potensi apa lagi yang bisa menghasilkan karena semuanya sudah dilakukan.

"Sekarang malah semua se­makin bingung karena infra­struktur sudah selesai, bingung menemukan atau kenali po­tensi lagi, jadi susah desa ini mau mengutamakan apa dulu untuk dikembangkan lagi," katanya kepada wartawan saat diwawancarai di depan gedung Setda Kabupaten Serang, Ka­mis (23/4).

Rudy mengatakan, peran DPMD Kabupaten Serang se­karang ini lebih ke mem­bantu desa agar lebih pandai mencer­mati dari ide yang sudah ada atau baru direncanakan untuk dikembangkan.

Hal itu dilakukan untuk me­ning­katkan status desa dari yang awalnya berkembang menjadi maju, atau yang asalnya status desanya maju menjadi mandiri.

"Itu yang harus kita bantu, sekarang kami DPMD harus muter-muter desa, untuk lebih sering ajak ngobrol kepala desa, agar nanti tidak lagi bi­ngung untuk bisa mencer­mati kurangnya apa. Karena lebih gampang meningkatkan status desa dari tertinggal ke berkem­bang, daripada berkembang ke maju maupun dari maju ke mandiri," ujarnya.

Dikatakan Rudy, pihaknya sekarang ini lebih fokus men­dorong desa ke arah pember­dayaan ekonomi masyarakat, yang hasilnya bisa menjadikan desa sebagai desa tematik atau desa yang ditata dengan kon­sep khusus, unik, dan memiliki identitas kuat berdasarkan potensi lokal, budaya, atau usaha masyarakat.

"Saya senang sekarang meli­hat desa potensinya banyak, seperti ada yang punya bioflok lele atau nila, ada desa melon, desa semangka, ada desa hi­dro­ponik, bahkan ada desa petelur ayam, ini menunjukkan potensi desa itu sangat besar," ucapnya. (agm)

Kategori :