Sementara itu, Ketua Jarnas Pemuda Hijau Provinsi Banten, Agus mengaku gerakan penghijauan di Kali Cibanten akan dilakukan secara bertahap dari hilir hingga ke hulu.
"Target di Kali Cibanten sebanyak 1.500 pohon, dimulai dari hilir lalu dilanjutkan ke hulu. Target total penanaman dalam satu tahun sekitar 2.500 pohon," katanya.
Ia juga menyebut Jarnas Banten akan menjalin komunikasi dengan perusahaan tambang untuk melakukan reklamasi lahan bekas tambang.
"Kami akan berkomunikasi dengan pemilik perusahaan tambang agar lahan-lahan bekas galian bisa ditanami kembali," ungkapnya.
Penanaman pohon kelor dipilih karena memiliki banyak manfaat bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Selain mampu menahan erosi bantaran sungai dan memperbaiki kualitas tanah, kelor juga memiliki nilai gizi tinggi serta berpotensi dikembangkan sebagai sumber pangan dan produk herbal. (mam)