PDAM Akui Jaringan Air Belum Optimal

Senin 12-01-2026,21:02 WIB
Reporter : Abdul Aziz Muslim
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Perumda Tir­ta Benteng menyampaikan permohonan maaf kepada pe­langgan atas terganggunya jaringan air bersih selama masa transisi peralihan layanan dari PDAM Tirta Kerta Raharja, Kabupaten Tangerang ke PDAM Tirta Benteng.

Hal itu disampaikan Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Doddy Effendy, saat dihubungi, Senin, 12 Ja­nuari 2026.

Doddy mengatakan, Peralihan jaringan air bersih tersebut di tiga kecamatan, yakni Jati­uwung, Cibodas, dan Karawaci. 

Dia mengakui, pascape­nger­jaan interkoneksi pipa air bersih di Jalan Teuku Umar, Karawaci, Kota Tangerang, hingga kini masih adanya potensi gangguan suplai air sementara.

Kami meminta maaf atas ke­ti­daknyamanan yang mungkin terjadi dan memastikan peker­jaan ini dilakukan untuk me­ningkatkan kualitas pelayanan air kepada seluruh pelanggan, kata Doddy. 

Doddy menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengerjaan tahapan lanjutan setelah pe­nan­datanganan serah terima aset dan pelanggan yang telah dilakukan sebelumnya. Proses peralihan ini mencakup sekitar 30 ribu pelanggan di tiga ke­camatan tersebut.

Menurut Doddy, kesiapan Perumda Tirta Benteng dalam menerima aset dan pelanggan tersebut telah melalui pendam­pingan dari Kejaksaan Tinggi serta BPKP Perwakilan Provinsi Banten, baik dari sisi teknis maupun administrasi.

Ini merupakan bagian dari tanggung jawab Pemerintah Kota Tangerang untuk me­mas­tikan pelayanan air bersih tetap berjalan optimal. Kami me­ngucapkan terima kasih kepada Perumda TKR atas proses serah terima yang telah dilakukan, ucapnya.

Doddy menyampaikan, seba­gai langkah antisipasi agar ke­butuhan air masyarakat tetap terpenuhi, Perumda Tirta Ben­teng telah menyiapkan armada mobil tangki. Saat ini tersedia tiga unit mobil tangki milik PDAM, satu unit dari mitra, serta dukungan dari Dinas Per­tama­nan dan Pemadam Kebakaran, dengan total ar­mada berkisar antara 15 hingga 30 unit.

Petugas kami siaga untuk me­ngelola distribusi bantuan air selama masa transisi, ujar Doddy.

”Jadi bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan air ber­sih melalui pengiriman mobil tangki, dapat menghu­bungi Call Center di 021 558­7234 / 1500041 atau ke Whats­App chat only di 0813 1494 0504 / 0811 6121 095,” sam­bungnya.

Mudah-mudahan pekerjaan ini selesai tepat waktu dan dis­tribusi air kembali normal se­­cepatnya, pungkas Doddy.

Doddy menyatakan komit­mennya dalam menjaga kua­litas layanan pelanggan air ber­sih secara optimal. Dia ber­harap, pengerjaan di masa transisi ini dalam upayan pen­distribusian air bersih dapat kembali normal dengan waktu lebih cepat.

Dia juga menyebut, pendis­tribusian air bersih kepada pe­langgan akan kembali normal secara bertahap dan merata. Saat ini, sistem distribusi telah mulai dioperasikan untuk men­stabilkan tekanan dan aliran air ke wilayah terdampak.

Pihaknya juga akan melaksa­nakan uji laboratorium kualitas air, serta melanjutkan tahapan pemadatan dan pengecoran ulang pada area galian. (ziz)

Kategori :