Mesin Penggilingan Beras Berkualitas Siap Dioperasikan

Kamis 08-01-2026,21:52 WIB
Reporter : Ahmad Fadilah
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Mesin penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) milik Pemerintah Ka­bupaten (Pemkab) Lebak yang baru akan segera beroperasi. Mesin yang memiliki kapasitas besar tersebut akan mengolah gabah yang akan menghasilkan beras dengan kualitas pre­mium.

Rahmat, Asisten daerah (Asda) ll Bidang Ekonomi dan Pem­bangunan Pemkab Lebak me­ngatakan, mesin penggilingan ini akan terlebih dahulu diuji coba sebelum dioperasikan secara resmi.

“Iya, harus kita uji coba dulu untuk melihat bagaimana mesin ini mengolah gabah menjadi beras yang berkualits,” katanya kepada wartawan, di Rangkas­bitung, Kamis (8/1).

Kata Rahmat, karena Pemkab menginginkan beras yang di­hasilkan untuk dijual jenis berkualitas, maka padi yang nantinya digiling RMU juga jenis tertentu.

“Hanya beberapa varietas padi yang unggul saja seperti Si Denok, Inpari dan lain-lain. Kita optimis PAD (pendapatan asli daerah) bisa bertambah dari sektor ini,” ujarnya.

Kata dia, dua daerah di Pro­vinsi Banten sudah me­nyatakan minatnya untuk membeli beras hasil olahan RMU yang pe­ngelolaannya akan dijalankan oleh BUMD PT Lebak Niaga (Perseroda).

“Kota Cilegon dan Tangerang Selatan. Mereka sudah me­nyam­paikan minatnya untuk membeli beras kita,” tuturnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak, Rully Edward menje­laskan, setiap hari sekitar 70 ton gabah yang akan diolah RMU menjadi beras.

“Tentu pelan-pelan ya tidak mungkin bisa menampung gabah dari semua wilayah karena butuh alat dan modal besar. Dari Dinas Pertanian menyampaikan untuk yang terdekat dulu dari Rangkas­bitung,” terangnya.

Dikatakan Rully, karena RMU akan dikelola oleh BUMD, Pemkab akan mempersiapkan bagaimana sistem pemanfaatan aset yang dipergunakan.

“Apakah tetap di Disperindag atau seperti apa sedang dicari. Tapi yang pasti kita ingin RMU bisa segera beroperasi," ucap­nya. (fad)

Kategori :