BJB FEBRUARI 2026

SMPN 3 Cikupa Dorong Kegiatan Ramadan Jadi Kebiasaan Siswa

SMPN 3 Cikupa Dorong Kegiatan Ramadan Jadi Kebiasaan Siswa

PEMBIASAAN: Kegiatan siswa SMPN 3 Cikupa pada bulan Ramadan menjadi sebuah pembiasaan siswa.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 3 Cikupa , Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, berharap berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksa­nakan selama bulan Ramadan tidak boleh berhenti setelah bulan suci berakhir. Sekolah meminta seluruh siswa untuk terus mene­rapkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Melalui program pembiasaan keagamaan tersebut, SMPN 3 Cikupa berharap siswa mampu menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai bagian dari gaya hidup, sehingga semangat ibadah dan akhlak mulia tetap terjaga sepan­jang waktu.

Kepala SMPN 3 Cikupa Dulhadi mengatakan, Ramadan menjadi momentum penting bagi sekolah untuk menanamkan kebiasaan baik kepada para siswa. Namun menurutnya, esensi dari kegiatan tersebut justru terletak pada ke­berlanjutan setelah Ramadan usai.

“Selama Ramadan siswa dibiasa­kan mengikuti kegiatan keagama­an seperti tadarus Al-Qur’an, doa bersama, serta pembinaan akhlak. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan saat Ramadan saja, tetapi terus dijalankan di bulan-bulan setelahnya,” ujar Dul­hadik kepada Tangerang Eks­pres, Rabu (4/3).

Ia menegaskan, pendidikan ti­dak hanya berfokus pada aka­demik, tetapi juga pada pemben­tukan karakter dan spiritual siswa. Oleh karena itu, kebiasaan religius harus menjadi bagian dari budaya sekolah.

“Tujuan utama kami adalah membentuk karakter siswa yang berakhlak baik. Kalau kegiatan keagamaan hanya dilakukan se­tahun sekali, dampaknya tidak akan maksimal. Karena itu harus menjadi pembiasaan,” katanya.

Menurut Dulhadi, kebiasaan positif seperti membaca Al-Qur’an sebelum belajar, menjaga sikap sopan santun, serta meningkatkan kedisiplinan ibadah merupakan nilai yang perlu dipertahankan sepanjang tahun ajaran.

“Kami ingin siswa memahami bahwa berbuat baik dan menja­lankan kegiatan keagamaan bukan karena suasana Ramadan saja, tetapi karena itu memang kebu­tuhan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah terus memberikan pendampingan kepada siswa agar nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan dapat melekat dalam perilaku mereka, baik di ling­kungan sekolah maupun di rumah.(ran)

Sumber: