Pesantren Ramadan SDN Pondok Aren 1 Resmi Ditutup, Terus Amalkan Nilai Keagamaan
PESANTREN RAMADAN: Kegiatan pesantren Ramadan hari ketiga sekaligus penutupan di SDN Pondok Aren 1.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Pondok Aren 1, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, resmi menutup kegiatan pesantren Ramadan, yang telah dilaksanakan selama tiga hari. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias.
Pesantren Ramadan ini sebagai bagian dari program pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekolah. Selama pelaksanaan pesantren Ramadan, para siswa mengikuti berbagai kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, mendengarkan ceramah agama, serta menyimak kisah-kisah para nabi dan Rasulullah SAW dalam menyebarkan agama Islam. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter siswa agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Kepala SDN Pondok Aren 1 Sri Mulyani mengatakan, kegiatan pesantren Ramadan merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun selama bulan suci Ramadan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan pemahaman keagamaan siswa sejak dini.
“Pesantren Ramadan ini kami selenggarakan agar siswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan di kelas, tetapi juga mendapatkan pembinaan spiritual. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada para siswa,” ujar Sri Mulyani kepada Tangerang Ekspres, Kamis (5/3).
Ia menjelaskan, selama tiga hari pelaksanaan pesantren Ramadan para siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh pihak sekolah.
“Anak-anak mengikuti kegiatan dengan sangat baik, mulai dari salat berjamaah, membaca Al-Qur’an hingga mendengarkan ceramah agama. Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki semangat yang tinggi untuk belajar tentang nilai-nilai agama,” katanya.
Sri Mulyani berharap, kegiatan pesantren Ramadan yang telah dilaksanakan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap nilai-nilai yang didapatkan selama pesantren Ramadan ini bisa terus diterapkan oleh para siswa, baik di sekolah maupun di rumah. Sehingga mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan tersebut siswa dapat meneladani perjuangan para nabi dan Rasulullah SAW dalam menyebarkan agama Islam.
“Kisah-kisah para nabi dan Rasulullah SAW yang disampaikan kepada siswa diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi mereka untuk meneladani sikap sabar, jujur, dan pantang menyerah dalam menjalani kehidupan,” tutupnya.(ran)
Sumber:

