BJB FEBRUARI 2026

Pesantren Ramadan SDN Pondok Aren 1 Resmi Ditutup, Terus Amalkan Nilai Keagamaan

Pesantren Ramadan SDN Pondok Aren 1 Resmi Ditutup, Terus Amalkan Nilai Keagamaan

PESANTREN RAMADAN: Kegiatan pesantren Ramadan hari ketiga sekaligus penutupan di SDN Pondok Aren 1.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Pondok Aren 1, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, resmi menutup kegiatan pesantren Ramadan, yang telah dilaksanakan selama tiga hari. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias.

Pesantren Ra­madan ini sebagai bagian dari program pembinaan ka­rakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan se­kolah. Selama pelaksanaan pesantren Ramadan, para siswa mengikuti berbagai kegiatan keagamaan seperti salat ber­jamaah, membaca Al-Qur’an, mendengarkan ceramah agama, serta menyimak kisah-kisah para nabi dan Rasulullah SAW dalam menyebarkan agama Islam. Kegiatan tersebut bertu­juan untuk menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter siswa agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Kepala SDN Pondok Aren 1 Sri Mulyani mengatakan, ke­giatan pesantren Ramadan merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun selama bulan suci Ramadan. Menu­rutnya, kegiatan tersebut men­jadi salah satu sarana untuk meningkatkan pemahaman keagamaan siswa sejak dini.

“Pesantren Ramadan ini kami selenggarakan agar siswa tidak hanya mendapatkan ilmu pe­ngetahuan di kelas, tetapi juga mendapatkan pembinaan spi­ri­tual. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan ke­pada para siswa,” ujar Sri Mul­yani kepada Tangerang Ekspres, Kamis (5/3).

Ia menjelaskan, selama tiga hari pelaksanaan pesantren Ramadan para siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh pihak sekolah.

“Anak-anak mengikuti ke­giat­an dengan sangat baik, mulai dari salat berjamaah, membaca Al-Qur’an hingga mendengar­kan ceramah agama. Ini me­nunjukkan bahwa mereka me­miliki semangat yang tinggi untuk belajar tentang nilai-nilai agama,” katanya.

Sri Mulyani berharap, kegiatan pesantren Ramadan yang telah dilaksanakan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan sere­monial semata, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi para siswa dalam kehi­dupan sehari-hari.

“Kami berharap nilai-nilai yang didapatkan selama pesan­tren Ramadan ini bisa terus diterapkan oleh para siswa, baik di sekolah maupun di ru­mah. Sehingga mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan tersebut siswa dapat meneladani perjuangan para nabi dan Rasulullah SAW dalam menyebarkan agama Islam.

“Kisah-kisah para nabi dan Rasulullah SAW yang disam­paikan kepada siswa diharap­kan bisa menjadi inspirasi bagi mereka untuk meneladani sikap sabar, jujur, dan pantang me­nye­rah dalam menjalani kehi­dupan,” tutupnya.(ran)

Sumber: