"Semula itu tanaman cengkeh, dirubah menjadi tanaman Albasia, ini informasi dari warga sekitar karena di lokasi longsor itu tadinya perkebunan milik warga sekitar," ujarnya.
Selama pengungsian berlangsung, kata Ajat, ada petugas BPBD Kabupaten Serang dibantu oleh tim gabungan yang bertugas, memantau perkembangan dari longsoran Gunung Kaupas ini.
"Ada petugas disini yang berjaga, untuk melihat tanda-tanda ya, khawatir ada longsoran susulan, nanti informasikan, kalau alat berat belum bisa kita kerahkan tugas kita menyelamatkan warga dulu," ucapnya. (agm)