BJB NOVEMBER 2025

Bupati Zakiyah Minta Pejabat Jangan Flexing

Bupati Zakiyah Minta Pejabat Jangan Flexing

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memberikan sambutan saat melantik pejabat eselon II, III, dan IV Pemkab Serang di Kampung Seni Yudha, Desa Mander, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Jumat (9/1).--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melantik sebanyak 221 pejabat mulai dari eselon II, III hingga eselon IV di lingkungan Pemkab Se­rang, di Kampung Seni Yudha, Desa Mander, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Jumat (9/1/2026). 

Dari ratusan pejabat yang dilantik, enam diantaranya menjabat sebagai kepala OPD hasil dari open bid­ding, yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, sedangkan sisanya pro­mosi dan rotasi.

Keenam pejabat eselon II yang dilantik yakni, Lalu Far­han Nugraha menjabat Kepala Ba­penda, Efrizal menjabat Ke­pala Dinkes, Wawan Ikh­wanudin menjabat Kepala DPMPTSP, Mochamad Ronny Natadipraja menjabat Kepala DPUPR, Iskandar Nordat menjabat Kepala BKPSDM, dan Devid Hermawan men­jabat Kepala Bapperida Kabupaten Serang.

Zakiyah mengatakan, pelan­tikan yang dilakukan ini untuk pengisian jabatan yang kosong sekaligus merombak tubuh birokrasi di Pemkab Serang, dan momentum strategis un­tuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta pem­bangunan berjalan secara berkelanjutan.

Ia menegaskan, rotasi, pro­mosi, maupun mutasi meru­pakan hal yang biasa yang dila­kukan dalam sebuah pe­me­rintahan, untuk penyegaran serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan sebagai bagian dari pola pembinaan karir ASN.

"Semua yang dilantik ini, sudah atas pertimbangan yang prosesnya telah mengikuti regulasi dan mengedepankan profesionalisme serta prinsip meritokrasi. Sehingga, bukan semata-mata penempatan figur-figur pejabat pada jen­jang jabatan tertentu namun, bagian dari upaya penyegaran dan penguatan organisasi," katanya.

Zakiyah mengingatkan, ke­pa­da seluruh pejabat yang telah dilantik ini untuk tidak melakukan flexing atau mema­merkan kekayaan, kesuksesan, maupun gaya hidup mewah secara berlebihan di media sosial.

Karena, pejabat pemerin­tahan harusnya dapat mem­berikan teladan yang baik, serta mampu memberikan pelayanan terbaik ke ma­syarakat, melalui kerja-kerja yang profesional dan penuh tanggungjawab.

"Saya ingatkan, jabatan ini tanggungjawab yang harus benar-benar diemban dan dilaksanakan dengan baik, jangan disalahgunakan mau­pun pamer kekayaan dan kesuksesan setelah dapat jabatan baru. Jadilah tauladan yang baik, jangan sampai pamer-pamer di sosial media yang tentunya dapat melukai hati masyarakat dan me­nimbulkan sentimen negatif," ujarnya.

Dikatakan Zakiyah, tanta­ngan pemerintahan ke depan semakin berat yang berarti pejabatnya pun harus gesit, adaptif, dan inovatif, supaya tidak ketinggalan zaman yang membuat masyarakat tidak senang.

Pejabat yang baru dilantik ini, harus mempunyai banyak strategi kedepannya dengan menciptakan berbagai macam program, untuk membantu masyarakat dengan cepat, tepat, dan akurat.

"Saya tidak suka pejabat yang bermalas-malasan, tidak pu­nya inovasi, apalagi pejabat yang hanya kerja rutinitas saja, tidak ada lagi tempat seperti itu akan ada sanksi. Jadi, kedepan harus mampu membaca perkembangan zaman, buat program yang bagus dan cepat, berpikir strategis, bekerja dengan hati, dan keikhlasan," ucapnya.

Kepala Bidang Mutasi dan Promosi ASN BKPSDM Kabu­paten Serang Hanang Huri Handoko mengatakan, seluruh pejabat yang dilantik sudah berdasarkan aturan yang ber­laku salah satunya uji kom­petensi, serta open bidding untuk jabatan eselon II.

"Ini sudah sesuai aturan yang berlaku, tidak ada per­ubahan dan disetujui oleh Ibu Bupati," katanya. (agm)

Sumber: