Pemkot Tangerang terus mere-branding Kota Tangerang sebagai salah satu destinasi wisata alternatif. Dimulai dari pembangunan taman tematik yang saat ini sudah ada 23 taman serta kampung wisata yang dinamakan Kampung Bekelir di Babakan. Selain itu juga digelar berbagai festival yang bertujuan untuk mempromosikan potensi Kota Tangerang, baik itu potensi budaya maupun produk lokal Tangerang. Hal itu memerlukan keterlibatan semua pihak termasuk pelaku UKM. Untuk itu Pemkot Tangerang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan juga Dinas Koperasi dan UKM mengumpulkan 400 pelaku UMKM dan IKM di Kota Tangerang untuk bersama-sama mewujudkan konsep Kampung Wisata di wilayahnya masing-masing. "Kita ingin bangun Kampung Wisata di Kota Tangerang, dan itu memerlukan dukungan dari para pelaku UMKM, karena nanti ketika sudah jadi para pengunjung pasti ingin bawa oleh-oleh atau makanan yang jadi ciri khas masing-masing," ujarny Walikota Arief R Wismansyah. Kampung Wisata, kata Arief, syaratnya kampungnya rapi, bersih, hijau dan juga ada kreatifitas masyarakatnya yang bisa menonjolkan kekhasan yang menjadi daya tarik orang untuk datang. "Kita berharap produk UKM dan IKM bisa masuk ke kampung-kampung. Karena mereka basicnya kan produk home industry, untuk itu mereka selama inikan jual jauh-jauh, sekarang dengan adanya Kampung Wisata bisa jualan di kampungnya sendiri karena kampungnya bisa dikembangkan menjadi kampung wisata," imbuhnya. Walikota berharap agar para pelaku UMKM dan IKM bisa meningkatkan kualitas produknya sehingga layak menjadi oleh-oleh khas Tangerang. "Kita mendorong para pelaku UMKM dan IKM di kota Tangerang untuk meningkatkan kualitas produknya sehingga layak jual dan bisa menjadi oleh-oleh khas Tangerang," terangnya. Dalam kesempatan tersebut, Arief juga membagikan 42 sertifikat halal bagi 42 pelaku UMKM di Kota Tangerang. Sertifikat Halal ini menjadi penting karena tuntutan dari para pembeli atupun importir. "Selain tentunya sebagai jaminan kekhalalan produk, baik itu dari sisi zatnya maupun proses produksinya, karena banyak buyer yang ingin ada jaminan bahwa produk tersebut benar-benar halal untuk mereka. Makanya kita juga sedang bangun laboratorium halal, guna menunjang wisata halal yang lagi trend," tandasnya. (hms)
Kampung Wisata Untungkan UKM
Rabu 02-08-2017,07:34 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 02-09-2026,08:00 WIB
Sound Ada di Mana-Mana! “Kasih Aba-Aba 2.0” Shopee 9.9 Makin Ramai Dipakai
Rabu 02-09-2026,20:06 WIB
DPMPTSP Kabupaten Serang Tegaskan YCDS Tidak Punya Izin
Rabu 02-09-2026,21:18 WIB
BAZNAS Bekali Mustahik Keterampilan Pijat dan Bekam
Rabu 02-09-2026,20:09 WIB
Tanggulangi Pembangunan di Luar APBD, Pemprov Banten Gandeng Sektor Swasta
Rabu 02-09-2026,21:07 WIB
Jaga Kamtibmas, Polisi Gandeng Pokdar dan Ojol
Terkini
Rabu 02-09-2026,22:27 WIB
BPR Kerta Raharja Gemilang Dorong Pelaku Usaha Hindari Rentenir
Rabu 02-09-2026,22:26 WIB
Progres Pembangunan Stasiun Pengendali Banjir Kosambi Barat Capai 40 Persen
Rabu 02-09-2026,22:24 WIB
Musim Kemarau Harga Sembako Naik, Tapi Stok Aman
Rabu 02-09-2026,22:23 WIB
BPBD Catat 156 Kasus Kebakaran Selama Agustus 2026
Rabu 02-09-2026,21:18 WIB