Progres Pembangunan Stasiun Pengendali Banjir Kosambi Barat Capai 40 Persen
MONITOR: Petugas DBMSDA Kabupaten Tangerang memonitoring proyek Stasiun Pengendali Banjir Kosambi Barat yang progres fisik mencapai 40 persen. Jika selesai stasiun ini siap atasi banjir rob di Kampung Besar.-DOK. DBMSDA Kabupaten Tangerang -
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG - Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang memonitoring langsung dua titik proyek Pembangunan Stasiun Pengendali Banjir (SPB) di Kelurahan Kosambi Barat, Kecamatan Kosambi, Rabu (2/9/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan proyek fisik berjalan sesuai standar mutu dan target waktu guna membebaskan warga dari ancaman banjir rob.
Monitoring lapangan dipimpin oleh Pejabat Pelaksana Teknik Kegiatan (PPTK) DBMSDA Bidang SDA H. Suhanda, bersama tim teknis M. Suryana, Arief Firmansyah, konsultan supervisi Priyangka, serta pelaksana kegiatan Annas.
Suhanda menegaskan, infrastruktur penanganan banjir di Kosambi Barat sangat mendesak. Pasalnya, limpasan air laut (rob) dan genangan air kerap melanda permukiman warga, terutama di wilayah Kampung Besar RT 01 RW 03.
"Saat ini pembangunan berjalan di dua titik, yakni SPB Kosambi Barat 1 dan SPB Kosambi Barat 2. Progres pengerjaan fisik di lapangan sudah mencapai sekitar 40 persen," ujar Suhanda di lokasi kegiatan.
Pekerjaan yang sedang berlangsung mencakup pembuatan kolam olakan untuk mesin pompa berkapasitas 180 m3/detik, pemasangan saluran penampung (U-Ditch), pembuatan inlet saluran, serta bangunan pelengkap air lainnya.
Selain mengecek fisik bangunan, tim DBMSDA mengevaluasi penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), kelengkapan papan informasi proyek, hingga ketersediaan rambu lalu lintas di sekitar lokasi. Beberapa item pekerjaan turut diberi catatan khusus agar disesuaikan oleh kontraktor pelaksana.
DBMSDA optimistis kedua stasiun pengendali banjir ini rampung tepat waktu sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat dalam mengantisipasi banjir rob tahunan. (zky/apw)
Sumber:
