PANONGAN — Polresta Tangerang membubarkan paksa warga yang berkerumun di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Setelah sebelumnya melakukan peringatan kepada warga perihal imbauan dan bahaya Covid-19 di beberapa kecamatan. Kapolresta Tangerang, Kombespol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pembubaran paksa sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga. Ia menerangkan, anak muda yang positif Corona tidak menimbulkan gejala seperti demam, batuk, pilek atau radang paru-paru. Hal ini bisa berbahaya ketika virus Corona berpindah ke sistem imun yang lemah. "Kami bersama TNI dan pemerintahan terus melakukan imbauan dan teguran kepada warga. Penting diam di rumah agar memutus rantai penyebaran virus baru ini. Hal ini tentu membantu kawan kita yang saat ini sedang berjibaku di rumah sakit menolong yang terjangkit Corona," jelasnya kepada Tangerang Ekspres di lokasi, kemarin. Ade menerangkan, semakin banyak perkumpulan di luar rumah. Maka semakin cepat peredaran Covid-19 dan ini menambah beban pekerjaan dan tanggungjawab petugas medis serta pemerintah dalam penanganan Corona. "Kami lakukan razia, karena mendapat informasi masih adanya warga yang berkumpul di tempat keramaian. Sekarang mari kita produktif dari rumah dan beraktivitas ke luar rumah hanya genting dan perlu saja," jelasnya. Saat polisi ke lapangan, masih ada warnet dan pusat game offline menjadi pusat keramaian. Remaja dan anak sekolah dasar sibuk bermain dan tidak menerapkan social distancing. "Kita juga melakukan sosialisasi maklumat Kapolri. Hal ini agar warga memahami bahaya Corona dan berdiam diri di rumah dan beraktivitas di rumah. Kita imbau mereka yang masih di luar rumah untuk pulang ke rumah masing-masing. Kita juga berikan pemahaman atas Covid-19," imbaunya. Sementara, salah seorang remaja Mumu mengaku, tidak takut akan Corona. Ia terpaksa beraktivitas di warnet mengobati rasa bosan diam di rumah karena libur sekolah. "Saya sudah lima hari di rumah dan ini sedang main. Di sini kan masih aman-aman saja. Belum baca soal Corona tahunya suruh diam di rumah dan sekolah diliburkan," tutupnya. (sep/mas)
Polisi Bubarkan Kerumunan Warga
Kamis 26-03-2020,04:07 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,21:32 WIB
Pemkot Tangerang Fokus Penanganan Hipertensi, Risiko Stroke dan Penyakit Jantung
Selasa 06-10-2026,15:51 WIB
bank bjb Hadirkan Kartu ATM bank bjb Edisi PERSIB, Buka Rekening Kini Makin Mudah lewat DIGI bank bjb
Selasa 06-10-2026,21:26 WIB
Seluruh Layanan Adminduk Disdkcapil Gratis, Hindari Calo Waspadai Pungli
Selasa 06-10-2026,21:37 WIB
Stunting Kota Tangerang 5,3 Persen, Dinkes Perkuat Pencegahan
Selasa 06-10-2026,19:57 WIB
KDRT dan Pelecehan Seksual Dominasi Kasus
Terkini
Rabu 07-10-2026,10:00 WIB
Perluas Akses Hunian dan Pembiayaan Produktif, bank bjb Sosialisasikan KPP dan Rumah Subsidi
Selasa 06-10-2026,21:37 WIB
Stunting Kota Tangerang 5,3 Persen, Dinkes Perkuat Pencegahan
Selasa 06-10-2026,21:32 WIB
Pemkot Tangerang Fokus Penanganan Hipertensi, Risiko Stroke dan Penyakit Jantung
Selasa 06-10-2026,21:29 WIB
Perempuan Didorong Mandiri Lewat CUAN
Selasa 06-10-2026,21:26 WIB