Buka Pelatihan Kerja dengan Kuota Tak Terbatas
Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas memimpin rapat koordinasi program pelatihan kerja dan vokasi, di Aula Syamun Pemkab Serang, Selasa (21/7). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana membuka program pelatihan kerja dengan kuota tak terbatas bagi masyarakat. Fokusnya pada peningkatan kompetensi kerja sesuai kebutuhan dunia industri.
Dengan skema kuota terbuka, seluruh masyarakat yang berminat dipastikan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pelatihan sebagai upaya menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Serang.
Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengatakan, pihaknya berkeinginan membuka sebanyak-banyaknya kesempatan pelatihan kerja, supaya masyarakat bisa meningkatkan keterampilannya.
Dengan begitu mereka bisa bersaing dengan para pencari kerja (pencaker) lainnya, supaya dapat bekerja di perusahaan yang diinginkannya sesuai kemampuan yang sudah dilatihnya.
"Kita ingin membuka seluas-luasnya kesempatan pelatihan kerja ini, kuotanya sebanyak-banyaknya sesuai jenis pelatihan yang dilaksanakan. Supaya pemula ini, dapat meningkatkan skill-nya agar bisa bekerja di perusahaan," katanya usai Rapat Koordinasi Program Pelatihan Kerja dan Vokasi di Aula Syamun Pemkab Serang, Selasa (21/7).
Najib mengatakan, seluruh OPD akan dilibatkan dalam program pelatihan kerja ini, seperti dinas perikanan atau diskan membuat pelatihan cara mengemas produk UMKM, dan lain sebagainya.
"Semua OPD sudah menyampaikan, ada beberapa kuota dan pelatihan yang spesifik ya untuk bisa dilaksanakan program pelatihan kerja," ujarnya.
Dikatakan Najib, pihaknya juga bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang untuk menyiapkan tempat pelatihan sekaligus mentor pelatihannya.
"Nanti Ibu Kepala Disnakertrans akan memetakan berbasis kecamatan atau zona, disesuaikan dengan jadwal pelatihan masing-masing yang ada di BLK," ucapnya.
Najib mengaku, peserta yang sudah pernah ikut program pelatihan kerja banyak yang diterima kerja di perusahaan, seperti beberapa pekan lalu ada pelatihan satpam yang hasilnya mereka telah bekerja. "Kemarin sudah dilakukan pelatihan security ada 100 persen, sebagian besar mereka sudah bekerja di perusahaannya masing-masing," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang Diana A Utami mengatakan, pihaknya juga melibatkan forum-forum perusahaan, baik dari Serang Timur maupun Serang Barat, salah satunya Apindo.
Pihaknya juga membuka peluang kerjasama dengan berbagai instansi, termasuk BBPVP Serang serta perusahaan, guna memastikan peserta pelatihan dapat terserap di dunia kerja. "Kita undang forum-forum baik forum barat, forum timur maupun PLPN atau Persatuan Lembaga Personalia Nasional kita libatkan juga, termasuk Apindo," katanya.
Diana mengatakan, pelatihan yang akan dibuka meliputi berbagai bidang, mulai dari keterampilan perawatan AC, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan lainnya.
Dengan adanya program pelatihan kerja tanpa batas kuota ini, diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sumber:

