Warga Diminta Waspadai Ancaman Kebakaran
Kebakaran yang terjadi di rumah Kompleks Perumahan Lebak Indah, RT 04/RW 05, Blok D21 Nomor 7, Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang, belum lama ini.--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran seiring mulai berlangsungnya musim kemarau.
Cuaca yang lebih panas dan minim curah hujan membuat ilalang, dedaunan kering, hingga tumpukan sampah menjadi lebih mudah terbakar sehingga api berpotensi cepat menjalar.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Kompleks Perumahan Lebak Indah, RT 04/RW 05, Blok D21 Nomor 7, Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang, belum lama ini. Peristiwa itu menjadi pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktivitas yang menggunakan sumber api.
Wali Kota Serang Budi Rustandi meminta masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan, menghindari pembakaran sampah di lahan terbuka, serta memastikan kompor, obat nyamuk bakar, maupun sumber api lainnya telah benar-benar padam sebelum ditinggalkan.
”Musim kemarau membuat api sangat cepat menyebar ketika mengenai bahan-bahan yang mudah terbakar seperti dedaunan, ilalang kering, dan material lainnya. Karena itu, kita harus lebih waspada,” ujar Budi, Senin (20/6).
Menurutnya, upaya pencegahan kebakaran memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kesadaran warga untuk saling mengingatkan dan menjaga lingkungan dinilai menjadi langkah awal dalam meminimalkan risiko kebakaran.
”Dengan langkah sederhana seperti tidak membakar sampah sembarangan dan memastikan sumber api benar-benar padam, kita bisa mencegah terjadinya kebakaran serta menjaga keselamatan bersama,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan musim kemarau identik dengan meningkatnya potensi kebakaran karena kondisi vegetasi menjadi lebih kering.
Oleh sebab itu, masyarakat diminta lebih disiplin dalam menggunakan maupun mengawasi sumber api, terutama di kawasan permukiman dan lahan terbuka.
Menurutnya, sebagian besar kejadian kebakaran dipicu oleh kelalaian manusia. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting untuk mencegah munculnya kebakaran yang lebih besar.
”Apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditangani,” ujarnya. (ald)
Sumber:

