RAB Porprov VII Ditarget Rampung Pekan Ini
BERTANDING: Dua tim sepakbola remaja bertanding di Lapangan Sepakbola Community Center Pamulang beberapa waktu lalu. -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, PONDOK AREN - Pemkot Tangsel mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 15-23 November 2026 mendatang. Salah satunya, menargetkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) ditarget rampung pekan ini.
Ajang olahraga terbesar di Provinsi Banten tersebut akan mempertandingkan 60 cabang olahraga (cabor). Selain menjadi tuan rumah, Kota Tangsel juga menargetkan prestasi maksimal pada ajang olahraga terbesar di Provinsi Banten tersebut.
Wakil Wali Kota Tangsel yang juga Ketua Panitia Besar (PB) Porprov VII Banten 2026, Pilar Saga Ichsan mengatakan, saat ini panitia masih memfinalisasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) bersama sejumlah perangkat daerah."Porprov Banten saat ini masih dalam tahap pematangan RAB. Mudah-mudahan minggu ini selesai bersama Dispora, pengurus besar, Inspektoratvdan BKAD agar seluruh perencanaan sesuai standar satuan harga pemerintah daerah," ujarnya kepada TANGERANGEKSPRES.ID, Selasa (14/7).
Pilar menambahkan, setelah tahapan tersebut selesai, panitia akan memasuki proses lanjutan. Sebelumnya, seluruh technical delegate (TD) dari cabang olahraga telah dikumpulkan untuk membahas nomor-nomor pertandingan yang akan diperlombakan."Nomor pertandingan sudah ada dan tinggal dipublikasikan oleh KONI Provinsi Banten kepada seluruh KONI kabupaten dan kota. Secara teknis kami insya Allah siap," tambahnya.
Pilar menambahkan, persiapan venue juga terus dimatangkan. Pemkot Tangsel saat ini menjalin komunikasi dengan berbagai pihak yang ingin fasilitas olahraganya digunakan sebagai lokasi pertandingan.
Menurut Pilar, venue yang akan dimanfaatkan tidak hanya milik pemerintah daerah, tetapi juga fasilitas milik TNI, Polri, sekolah, hingga perusahaan swasta yang memenuhi standar pertandingan."Banyak yang ingin dilibatkan dalam Porprov. Mereka menyampaikan agar tidak hanya menggunakan fasilitas milik pemerintah daerah, tetapi juga venue yang mereka miliki. Selama memenuhi standar, tentu akan kami manfaatkan," jelasnya.
Pilar menilai pemanfaatan venue yang sudah tersedia menjadi langkah efektif sekaligus efisien karena pemerintah tidak perlu membangun fasilitas baru."Kalau memang sudah ada venue yang bagus dan memenuhi standar, kenapa harus membangun yang baru. Ini lebih efisien dan tetap mampu mendukung suksesnya pelaksanaan Porprov," tutupnya. (bud/and)
Sumber:

