BJB

Investor Dibuka Garap SCC

Investor Dibuka Garap SCC

Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi saat diwawancarai wartawan belum lama ini. (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang membuka peluang bagi investor untuk berpartisipasi dalam pem­bangunan Serang Convention Cen­ter (SCC) yang akan dikem­bangkan di Kelurahan Ke­ma­nisan, Kecamatan Curug. 

Langkah tersebut dilakukan agar pembangunan kawasan tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU­PR) Kota Serang, Iwan Su­nardi mengatakan, pem­ba­ngunan SCC dirancang dengan skema bertahap melalui kola­borasi antara pemerintah dan pihak swasta.

Menurutnya, pemerintah ter­lebih dahulu menyiapkan perencanaan yang matang, kemudian membuka ruang bagi investor yang ingin ber­investasi dalam pengembangan kawasan tersebut.

"Prinsipnya kami tidak ingin pembangunan hanya bergan­tung pada APBD. Ketika peren­canaannya sudah siap dan ada investor yang ingin masuk, tentu kami terbuka untuk ber­kolaborasi," ujarnya, saat di­hubungi Tangerang Ekspres, Rabu (8/7).

Iwan mengakui hingga kini belum ada investor yang secara resmi menyatakan minat. Na­mun, sebagai ibu kota Provinsi Banten, Kota Serang dinilai memiliki daya tarik yang besar bagi dunia usaha, terlebih lokasi SCC berada di kawasan strategis yang terintegrasi dengan Banten International Stadium (BIS).

Selain peluang investasi dari pihak swasta, Pemkot Serang juga membuka kemungkinan adanya dukungan dari Peme­rintah Provinsi Banten maupun pemerintah pusat apabila ka­wasan tersebut nantinya men­jadi lokasi penyelenggaraan kegiatan berskala regional hing­ga nasional.

Menurut Iwan, SCC tidak ha­nya dibangun sebagai gedung konvensi. Kawasan tersebut di­rancang menjadi pusat ke­giatan terpadu yang dilengkapi convention hall, plaza terbuka, lapangan upacara, serta hotel sebagai fasilitas penunjang berbagai kegiatan.

Keberadaan SCC diharapkan mampu menjadi lokasi pe­nye­lenggaraan rapat, seminar, pa­meran, konser musik, ke­giatan pemerintahan, hingga agenda ekonomi kreatif yang selama ini belum memiliki fa­silitas representatif di Kota Serang.

"Harapannya kawasan ini menjadi pusat pertumbuhan baru sehingga aktivitas tidak lagi terpusat di tengah kota," katanya.

Ia menambahkan, pem­ba­ngunan SCC juga diharapkan mampu meningkatkan Pen­dapatan Asli Daerah (PAD), membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk mengembangkan usahanya.

Meski membuka peluang in­vestasi, pemerintah memas­tikan setiap tahapan pemba­ngunan akan memper­timbang­kan manfaat dan keberlanjutan pengelolaannya. Pemkot tidak ingin membangun fasilitas yang membebani anggaran peme­liharaan tetapi tidak memberi­kan kontribusi bagi daerah.

Sebagai tahap awal, tahun ini Pemkot Serang akan me­mulai pembangunan melalui pemagaran dan pematangan lahan sebagai dasar pe­ngem­bangan kawasan SCC. Tahapan selanjutnya akan dilaksanakan sesuai prioritas dan kemam­puan fiskal daerah.

Sementara itu, Wali Kota Se­rang Budi Rustandi, menegas­kan pembangunan SCC me­rupakan salah satu program strategis pemerintah daerah untuk menghadirkan fasilitas yang mampu mendukung ber­bagai kegiatan berskala re­gional hingga nasional. Menurutnya, keberadaan SCC diharapkan menjadi penggerak per­tum­buhan ekonomi baru sekaligus memperkuat posisi Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten.

Sumber: