Disnakeswan Kabupaten Lebak Gelar Inseminasi Buatan Sapi
Petugas Inseminator UPTD PusÂkeswan Lebak menggelar pelayanan Inseminasi Buatan (IB) terhadap sapi milik peternak di Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Selasa (7/7). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES).--
TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak menggelar pelayanan Inseminasi Buatan (IB) terhadap sapi milik masyarakat di Desa Banjarsari, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Selasa (7/7). IB dilakukan oleh Petugas Inseminator UPTD Puskeswan Lebak.
"Iya ini kita terus berkomitmen meningkatkan produktivitas ternak melalui IB ini," kata Feby Herdian, Kepala Disnakeswan Lebak kepada wartawan.
Feby menjelaskan, IB merupakan teknologi reproduksi yang memanfaatkan semen beku dari pejantan unggul untuk menghasilkan keturunan dengan kualitas genetik yang lebih baik.
"Melalui program ini, peternak dapat memperoleh ternak yang lebih sehat, memiliki pertumbuhan lebih cepat, dan berpotensi memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi," ujarnya.
Selain meningkatkan mutu genetik, kata Feby, IB juga menjadi salah satu strategi dalam mempercepat peningkatan populasi ternak sapi, mengurangi risiko penularan penyakit reproduksi, serta mendukung pengembangan peternakan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kata dia, keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi antara petugas inseminator dan para peternak yang terus berkomitmen menjaga kesehatan serta manajemen reproduksi ternaknya.
"Setiap pelayanan Inseminasi Buatan bukan sekadar proses reproduksi, tetapi investasi jangka panjang untuk menghadirkan generasi sapi unggul, meningkatkan kesejahteraan peternak, dan memperkuat ketahanan pangan indonesia," tuturnya.
Abdullah, peternak Sapi di Kecamatan Cileles mengaku mendukung program IB untuk perkembangan ternaknya.
"Iya ini yang program IB ini baru pertama kalinya diberikan kepada sapi betinanya, mudah-mudahan hasilnya sesuai harapan," ucapnya.(fad)
Sumber:

