BJB
hut bjb

Puluhan Mahasiswa Dibekali Ilmu Jurnalistik

Puluhan Mahasiswa Dibekali Ilmu Jurnalistik

Peserta Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting (PJB) 2026 yang digelar LPM SiGMA di Aula Pusat Informasi Haji, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Minggu (7/6). (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Sebanyak 69 ma­hasiswa dari berbagai per­guruan tinggi di Banten meng­ikuti Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting (PJB) 2026 yang digelar Lembaga Pers Maha­siswa (LPM) Sarana Informasi Gema Mahasiswa (SiGMA) UIN Sultan Maulana Hasa­nuddin Banten. Pelatihan di­gelar di Aula Pusat Informasi Haji, Kantor Wilayah Ke­menterian Agama Provinsi Banten, dari Jumat-Minggu, 5-7 Juni 2026.

Selama tiga hari, peserta dibekali keterampilan jur­nalistik, penyiaran, hingga pengelolaan media digital. Pelatihan tahunan itu menjadi wadah pengembangan ka­pasitas mahasiswa di bidang jurnalistik, penyiaran, dan media digital. Selain peserta dari UIN SMH Banten, kegiatan juga diikuti anggota lembaga pers mahasiswa (LPM) dari sejumlah kampus di Banten.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan sembilan materi yang disampaikan oleh para jurnalis dan praktisi media yang berkiprah di Banten. Materi yang diberikan men­cakup berbagai aspek jurna­listik, mulai dari teknik pe­nulisan berita, jurnalisme data, podcast, teknik peliputan, de­sain grafis, fotografi jur­nalistik, pengelolaan website berbasis WordPress, optimasi mesin pencari (SEO), reportase dan news anchor, hingga digital marketing.

Setiap materi tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan sesi praktik dan evaluasi. Me­lalui metode tersebut, peserta diharapkan mampu me­m­a­hami sekaligus menerapkan keterampilan jurnalistik yang dibutuhkan di era media di­gital.

Ketua Pelaksana PJB 2026, Noval, mengatakan pelatihan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kompe­tensi mahasiswa dalam meng­hadapi perkembangan industri media yang terus berubah.

Menurutnya, pers mahasiswa memiliki peran penting sebagai ruang pembelajaran sekaligus sarana pengembangan ke­mam­puan berpikir kritis, se­hingga diperlukan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.

“PJB bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi ruang belajar bagi peserta untuk memahami praktik jurnalistik secara utuh. Kami berharap ilmu yang diperoleh selama tiga hari ini dapat menjadi bekal untuk menghasilkan karya jurnalistik yang kritis, akurat, dan ber­tanggung jawab,” ujarnya, Minggu (7/6).

Noval menjelaskan, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai teknik menulis dan peliputan, tetapi juga keterampilan pendukung yang saat ini menjadi ke­butuhan dalam dunia media, seperti pengelolaan website, optimasi konten digital, hingga pemasaran media melalui platform digital.

Sementara itu, Pimpinan Umum LPM SiGMA 2026, Ah­mad, mengungkapkan antu­siasme peserta pada pelak­sanaan PJB tahun ini cukup tinggi. Dari total 69 peserta, sebagian besar berasal dari berbagai kampus dan lembaga pers mahasiswa. 

“Peserta tahun ini mencapai 69 orang. Banyak yang berasal dari luar kampus, seperti LPM Dialektika, LPM Wisma, dan beberapa LPM lainnya yang turut bergabung dalam kegiat­an ini,” katanya.

Ia berharap pelatihan terse­but tidak hanya menjadi sa­rana peningkatan kom­petensi, te­tapi juga memperkuat jaringan dan kolaborasi an­tarpegiat pers mahasiswa di Banten. 

Kehadiran para jurnalis dan praktisi media sebagai pe­materi dinilai memberikan nilai tambah karena peserta dapat memperoleh gambaran langsung mengenai dinamika dunia jurnalistik profesional.

“Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan untuk men­dukung aktivitas jurnalistik di kampus maupun di tengah masyarakat,” tuturnya.

Salah seorang peserta, Bima Aji Putra, mengaku memper­oleh banyak manfaat selama mengikuti pelatihan. Maha­siswa Program Studi Komu­nikasi dan Penyiaran Islam semester empat itu menilai kegiatan tersebut membuka wawasan baru mengenai dunia jurnalistik sekaligus mem­perluas relasi dengan maha­siswa dari berbagai kampus. 

Sumber: