BJB FEBRUARI 2026

Kota Serang Jadi Rujukan Manajemen Talenta

Kota Serang Jadi Rujukan Manajemen Talenta

BKPSDM Kabupaten Pandeglang melakukan kunjungan kerja ke BKPSDM Kota Serang, Selasa (12/5), guna mempelajari tahapan penerapan manajemen talenta ASN. (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota Serang mulai menjadi rujukan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Banten. Sistem yang telah diterapkan melalui Badan Kepe­gawaian dan Pengembangan Sum­ber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang itu kini dipelajari sejumlah daerah, salah satunya Kabupaten Pandeglang.

BKPSDM Kabupaten Pandeglang melakukan kunjungan kerja ke BKPSDM Kota Serang, Selasa (12/5), guna mempelajari tahapan penerapan manajemen talenta ASN. Kota Serang dinilai lebih dahulu menjalankan sistem ter­sebut sehingga dianggap layak menjadi percontohan.

Kepala BKPSDM Kota Serang, Murni mengatakan penerapan manajemen talenta merupakan bagian dari kebijakan nasional yang harus segera diimple­men­tasikan seluruh pemerintah dae­rah. Karena itu, pihaknya membuka ruang berbagi pengalaman kepada daerah lain yang sedang mem­per­siapkan penerapan sistem tersebut.

Menurut dia, Kota Serang saat ini menjadi salah satu daerah rujuk­an di Banten terkait pene­rapan manajemen talenta ASN. Bahkan, beberapa daerah di luar Banten mulai melakukan konsul­tasi ke BKPSDM Kota Serang.

“Kami diminta berbagi pe­nga­laman oleh BKN Kanreg Bandung agar daerah-daerah di wilayah kerja bisa lebih cepat menerapkan manajemen talenta,” katanya.

Murni menjelaskan, dalam kun­jungan tersebut BKPSDM Kota Serang memaparkan sejumlah tahapan penerapan manajemen talenta, mulai dari penyusunan sistem, pemetaan pegawai, hingga mekanisme penilaian ASN.

Ia berharap daerah lain di Banten dapat segera menerapkan ma­najemen talenta sesuai ketentuan sehingga proses pengembangan karier ASN dapat berjalan lebih terukur dan profesional.

Sementara itu, Sekretaris BKP­SDM Kabupaten Pandeglang, Tb Ahmad Juaeni mengatakan pi­haknya datang ke Kota Serang untuk mempelajari seluruh tahap­an penerapan manajemen talenta agar implementasi di daerahnya dapat berjalan maksimal.

“Kami ingin tahapan yang dila­kukan sesuai aturan dan tidak loncat-loncat. Karena itu kami datang untuk belajar langsung ke Kota Serang,” ujarnya.

Menurut dia, Kabupaten Pan­deglang sebenarnya telah menye­lesaikan beberapa tahapan awal. Namun, pihaknya masih mem­butuhkan pendampingan agar penerapan manajemen talenta dapat berjalan optimal.

Dalam kunjungan tersebut, BKP­SDM Kabupaten Pandeglang mempelajari berbagai proses mulai dari penyusunan tahapan, peme­taan pegawai, sistem penilaian, hingga mekanisme pendampingan penerapan manajemen talenta ASN.

“Mudah-mudahan dalam waktu satu bulan tahapan yang ada bisa segera selesai sehingga pelak­sanaannya dapat berjalan optimal,” ucapnya. (ald)

Sumber: