Kota Serang Jadi Rujukan Manajemen Talenta
BKPSDM Kabupaten Pandeglang melakukan kunjungan kerja ke BKPSDM Kota Serang, Selasa (12/5), guna mempelajari tahapan penerapan manajemen talenta ASN. (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota Serang mulai menjadi rujukan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Banten. Sistem yang telah diterapkan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang itu kini dipelajari sejumlah daerah, salah satunya Kabupaten Pandeglang.
BKPSDM Kabupaten Pandeglang melakukan kunjungan kerja ke BKPSDM Kota Serang, Selasa (12/5), guna mempelajari tahapan penerapan manajemen talenta ASN. Kota Serang dinilai lebih dahulu menjalankan sistem tersebut sehingga dianggap layak menjadi percontohan.
Kepala BKPSDM Kota Serang, Murni mengatakan penerapan manajemen talenta merupakan bagian dari kebijakan nasional yang harus segera diimplementasikan seluruh pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya membuka ruang berbagi pengalaman kepada daerah lain yang sedang mempersiapkan penerapan sistem tersebut.
Menurut dia, Kota Serang saat ini menjadi salah satu daerah rujukan di Banten terkait penerapan manajemen talenta ASN. Bahkan, beberapa daerah di luar Banten mulai melakukan konsultasi ke BKPSDM Kota Serang.
“Kami diminta berbagi pengalaman oleh BKN Kanreg Bandung agar daerah-daerah di wilayah kerja bisa lebih cepat menerapkan manajemen talenta,” katanya.
Murni menjelaskan, dalam kunjungan tersebut BKPSDM Kota Serang memaparkan sejumlah tahapan penerapan manajemen talenta, mulai dari penyusunan sistem, pemetaan pegawai, hingga mekanisme penilaian ASN.
Ia berharap daerah lain di Banten dapat segera menerapkan manajemen talenta sesuai ketentuan sehingga proses pengembangan karier ASN dapat berjalan lebih terukur dan profesional.
Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Pandeglang, Tb Ahmad Juaeni mengatakan pihaknya datang ke Kota Serang untuk mempelajari seluruh tahapan penerapan manajemen talenta agar implementasi di daerahnya dapat berjalan maksimal.
“Kami ingin tahapan yang dilakukan sesuai aturan dan tidak loncat-loncat. Karena itu kami datang untuk belajar langsung ke Kota Serang,” ujarnya.
Menurut dia, Kabupaten Pandeglang sebenarnya telah menyelesaikan beberapa tahapan awal. Namun, pihaknya masih membutuhkan pendampingan agar penerapan manajemen talenta dapat berjalan optimal.
Dalam kunjungan tersebut, BKPSDM Kabupaten Pandeglang mempelajari berbagai proses mulai dari penyusunan tahapan, pemetaan pegawai, sistem penilaian, hingga mekanisme pendampingan penerapan manajemen talenta ASN.
“Mudah-mudahan dalam waktu satu bulan tahapan yang ada bisa segera selesai sehingga pelaksanaannya dapat berjalan optimal,” ucapnya. (ald)
Sumber:
