BJB FEBRUARI 2026

106 Calhaj Kota Tangerang Gagal Diberangkatkan

106 Calhaj Kota Tangerang Gagal Diberangkatkan

Pembekalan calon jemaah haji asal Kota Tangerang di Masjid Al Azhom, belum lama ini.--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Sebanyak 106 calon jemaah haji (Calhaj) asal Kota Tangerang gagal diterbangkan lantaran tak dapat melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2026. Akibatnya, mereka harus menunda keberangkatan dan masuk dalam jadwal haji tahun berikutnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tangerang, Sahiyah mengungkapkan, calon jemaah yang gagal berangkat tahun ini sebanyak 106 orang, hal ini disebabkan, mereka tidak bisa melunasi biaya ongkos naik haji.

"Kegagalan pelunasan menjadi faktor utama tertundanya keberangkatan mereka. Jadi bukan batal permanen, tetapi keberangkatannya mundur ke tahun berikutnya,”  ungkap Sahiyah saat ditemui, Senin, (20/4).

Menurut Sahiyah, para calon jemaah yang belum melunasi biaya haji akan kembali dipanggil pada periode selanjutnya melalui mekanisme yang ditetapkan Kementerian Haji, termasuk konfirmasi dari pihak perbankan terkait kesiapan pelunasan.“Pihak bank akan menghubungi untuk memastikan kesiapan pelunasan. Selain itu, faktor kesehatan juga menjadi syarat utama,” ujarnya.

Ia menyebut, pada musim haji 2026, total jemaah asal Kota Tangerang yang dipastikan berangkat sebanyak 1.576 orang. Pada kloter pertama, sebanyak 393 jemaah termasuk petugas akan diberangkatkan melalui embarkasi Cipondoh.

"Pelepasan Selasa sore (21/4) di Puspemkot, depan Masjid Al Azhom," katanya.

Dikatakannya, mekanisme pelepasan, terjadi perubahan jadwal guna menghindari kepadatan. Awalnya, seremoni direncanakan berlangsung setelah waktu Maghrib, namun kini dimajukan menjadi usai salat Ashar.“Setelah seremoni, jemaah langsung diberangkatkan menggunakan bus menuju Embarkasi Cipondoh," paparnya.

Calhaj pada kloter pertama dijadwalkan tiba di embarkasi Cipondoh sekitar pukul 18.55 WIB. Perubahan jadwal ini merupakan bagian dari upaya pengaturan teknis agar proses keberangkatan berjalan lebih tertib dan lancar.

Sahiyah menambahkan, pelepasan calon jemaah haji tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemkot Tangerang terhadap kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, termasuk koordinasi lintas instansi serta kesiapan fasilitas bagi para jemaah. Ia berharap, seluruh proses keberangkatan jemaah haji asal Kota Tangerang dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman serta tanpa hambatan apapun.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman menyampaikan, menunaikan ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang memerlukan kesiapan baik fisik dan mental, tak terkecuali termasuk kesiapan finansial. Oleh karena itu, seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat menjadi hal yang patut disyukuri.

“Menunaikan ibadah haji tentu membutuhkan kesiapan lahir dan batin,” ungkapnya.

Herman berharap, nilai-nilai ibadah yang diperoleh selama di Tanah Suci nantinya, seperti kesabaran, keikhlasan, dan semangat kebersamaan, dapat terjaga dan menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga berpesan kepada petugas penyelenggaraan ibadah haji untuk menjalankan tugas secara optimal dalam melayani seluruh jemaah terutama pada lansia danjemaah yang membutuhkan bantuan secara maksimal.

“Pelayanan terhadap para jemaah kita minta dioptimalkan, supaya dapat mendukung kelancaran proses ibadah haji, baik saat keberangkatan maupun saat kepulangan,” tutur Herman.

Ia menanmbahkan, Pemkot Tangerang akan terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan haji bagi masyarakat, termasuk dengan prosesi pemberangkatan dan pemulangan Jemaah.

“Kami akan terus berupaya menghadirkan layanan ibadah haji yang lebih mudah, aman, dan nyaman. Kami juga mendorong pelayanan bagi para jemaah dapat lebih maksimal,” tutupnya. (ziz)

Sumber: