BJB FEBRUARI 2026

Ribuan Balita Terjangkit ISPA, Efek Perubahan Cuaca

Ribuan Balita Terjangkit ISPA, Efek Perubahan Cuaca

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi.(Dok. Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita di Kabupaten Tange­rang masih tergolong tinggi dalam tiga bulan terakhir. 

Data Dinas Kesehatan men­catat, jumlah kasus pada Januari mencapai 10.447, meningkat menjadi 10.878 pada Februari, dan menurun menjadi 7.916 kasus pada Maret 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Ka­bu­paten Tangerang Hendra Tarm­izi mengatakan tingginya kasus ISPA pada balita umum­nya dipicu oleh infeksi virus yang berkaitan dengan per­ubahan cuaca.

”Biasanya ISPA ini disebabkan infeksi virus akibat perubahan cuaca,” katanya, Senin 20 April 2026.

Ia menjelaskan, sebaran kasus ISPA pada balita relatif merata di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang, tanpa dominasi signifikan di kecamatan ter­tentu.

Meski tergolong penyakit ri­ngan, Hendra mengingatkan agar orang tua tidak meng­anggap sepele ISPA pada anak. Pasalnya, jika tidak ditangani dengan baik, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.

”ISPA ini memang ringan, tapi kalau tidak ditangani bisa berkembang menjadi pneu­monia atau radang paru,” je­lasnya.

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih waspada terha­dap gejala ISPA pada balita, terutama di tengah perubahan cuaca. Selain menjaga keber­sihan lingkungan, orang tua juga diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala seperti batuk, pilek, atau demam.(sep)

Sumber: