BJB FEBRUARI 2026

Warga Malingping Kesulitan Air Bersih, Dua Pekan Air PDAM Tak Mengalir

Warga Malingping Kesulitan Air Bersih, Dua Pekan Air PDAM Tak Mengalir

Ilustrasi keran air bersih tidak mengalir.--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Masyarakat Kampung Pasir Haur, Desa Malingping Utara, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak dikabarlan kesulitan air bersih. Hal tersebut dikarenakan distribusi air bersih oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Malingping sudah hampir dua pekan tidak mengalir tanpa ada pemberitahuan. 

"Kami sangat kecewa dengan kinerja PDAM, saat kami khusyu berpuasa Ramadan malah harus berjibaku mencari air bersih, bahkan saat Idul Fitri kumpul sanak suadara air engga ada, untuk itu kami sangat disesalkan karena air merupakan salah satu kebutuhan utamanya," kata Adji Prabowo, warga Pasir Haur, kepada wartawan, Kamis (26/3). 

Menurut Adji, kondisi ini sudah sering terjadi air PDAM mati atau tersendat tanpa ada kabar berita kepada pelanggan. Jika alasan ada kerusakan atau gangguan pipa atau mesin, harus bisa cepat ditangani. Sehingga tidak berlarut-larut sampai dua pekan. 

"Kinerja pimpinan PDAM yang baru sama saja, mereka juga mengekor apa yang sudah dilakukan pejabat sebelum­nya," ujarnya. 

Ia mengatakan, tersendatnya distribusi air PDAM ini tidak hanya terjadi di wilayahnya, melainkan hampir di semua daerah Malingping. Bahkan air PDAM kondisinya terka­dang aliran air yang keluar sangat kecil dan tidak jernih (keruh).

"Tiap malam saya selalu be­ga­dang untuk menunggu air keluar, karena air keluar biasanya tengah malam walau air yang keluar kecil," papar dia. 

Hal senada juga dikatakan Edih (53). Ia mengatakan, akhir-akhir ini dirinya sangat kesulitan mendapatkan air bersih, lantaran air ledeng PDAM sampai sekarang juga belum keluar.

Karena tidak memiliki sumur, dia terpaksa membeli air isi ulang untuk kebutuhan mandi, memasak, minum dan mencuci.

Untuk memenuhi bak penam­pungan, dia harus ke rumah warga yang memiliki sumur atau terpaksa membeli air galon isi ulang untuk sekedar masak, ini tentu harus mengeluarkan biaya lebih. 

"Kondisi ini tidak bisa dibiarkan, karena menambah beban kami sebabai rakyat kecil, padahal tiap bulannya kami membayar rekening PDAM tepat waktu. Anehnya, pihak PDAM sendiri seolah tak peduli dengan kondisi ini," tuturnya. 

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Multatuli Lebak, Nikmatullah membenarkan jika distribusi air bersih di Malingping terganggu, karena mesin pompa intake air baku yang rusak.

"Mohon maaf beberapa hari ini aliran terganggu akibat dari mesin pompa intake air baku yang rusak, saat ini sedang ditangani oleh kami," katanya saat dihubungi. (fad)

Sumber: