Imbas Konflik Israel-Iran, Jamaah Diminta Tunda Keberangkatan Umrah
DIWAWANCARAI: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud saat diwawancarai oleh Banten Ekspres di Media Center DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (2/3).(Dani Mukarom/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan perjalanan umrah di tengah situasi konflik yang memanas antara Israel dan Iran.
Menurut Amud, keselamatan jemaah harus menjadi prioritas utama. Ia meminta calon jemaah umrah, khususnya yang belum berangkat, agar mengikuti arahan resmi dari Kementerian Haji yang telah disampaikan melalui media sosial.
Dalam imbauan tersebut, pemerintah menyarankan agar keberangkatan sementara waktu ditunda demi kebaikan dan keselamatan bersama.“Situasi geopolitik saat ini tentu menjadi perhatian kita semua. Keselamatan warga Kabupaten Tangerang yang akan menjalankan ibadah umrah harus diutamakan. Kami mengimbau agar masyarakat mengikuti arahan resmi pemerintah dan tidak mengambil risiko,” ujar Amud kepada Tangerang Ekspres di Media Center DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (2/3).
Ia juga memastikan bahwa pihak berwenang bersama kementerian terkait telah melakukan komunikasi intensif dengan para pengusaha travel umrah. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan situasi sekaligus memastikan jemaah mendapatkan informasi yang jelas dan akurat.
DPRD Kabupaten Tangerang, lanjutnya, mendukung penuh langkah antisipatif pemerintah hingga kondisi dinyatakan kembali kondusif. Amud berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.“Kita semua tentu berharap situasi segera membaik. Untuk sementara, mari kita utamakan keselamatan dan mengikuti arahan resmi pemerintah,” pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah. Ia menjelaskan semua keberangkatan umroh saat ini ditunda hingga konflik di Timur Tengah mereda. ”Keberangkatan umroh semua ditunda,” Kata Intan saat diwawancarai oleh Tangerang Ekspres via Whatsapp.
Intan mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan jamaah. Ia berharap jamaah umroh bisa bersabar sampai situasi membaik. ”Untuk keselamatan dan keamanan, para jamaah harus bersabar sampai situasi membaik, ” katanya.(dan)
Sumber:

