Digitalisasi Dokumen Perpajakan Daerah Cegah Kebocoran
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah memimpin Rapat Optimalisasi PAD di ruang kerjanya, Rabu (25/2). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--
LEBAK — Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menggelar Rapat Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Kerja Wakil Bupati Lebak, Rangkasbitung, Rabu (25/2).
Amir menegaskan bahwa setiap potensi pendapatan harus dikelola secara profesional dan terukur, agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Selain itu, Amir juga menyampaikan pentingnya pendataan yang akurat, pengawasan yang optimal, serta pembinaan kepada para pelaku usaha dan wajib pajak.
"Pajak dan retribusi yang dibayarkan akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta program kesejahteraan," katanya.
Selain itu, Amir juga mendorong adanya terobosan baru, seperti digitalisasi dokumen dan sistem perpajakan daerah, guna mempercepat proses administrasi, meningkatkan efisiensi, serta meminimalisasi potensi kebocoran pendapatan.
"Kita berkomitmen untuk terus meningkatkan PAD secara optimal demi mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Agung Budi Santoso, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak mengatakan, rapat tersebut secara khusus membahas langkah-langkah strategis dalam mengoptimalkan peningkatan PAD melalui penguatan berbagai potensi sumber pendapatan yang ada di Kabupaten Lebak.
Menurut Agung, beberapa sektor yang menjadi perhatian adalah retribusi pedagang kaki lima (PKL), pajak restoran, pengelolaan aset daerah, retribusi tempat wisata, dan para wajib pajak.
"Upaya ini kita lakukan guna menggali potensi pendapatan daerah secara maksimal tanpa mengesampingkan prinsip keadilan, transparansi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," ucapnya. (fad)
Sumber:
