BJB FEBRUARI 2026

Digitalisasi Dokumen Perpajakan Daerah Cegah Kebocoran

Digitalisasi Dokumen Perpajakan Daerah Cegah Kebocoran

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah memimpin Rapat Optimalisasi PAD di ruang kerjanya, Rabu (25/2). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

LEBAK — Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menggelar Rapat Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama Or­ganisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Kerja Wakil Bupati Lebak, Rangkasbitung, Rabu (25/2). 

Amir menegaskan bahwa setiap potensi pendapatan harus dikelola secara profe­sional dan terukur, agar dapat memberikan kontribusi nyata ter­hadap pembangunan daerah. 

Selain itu, Amir juga me­nyampaikan pentingnya pen­dataan yang akurat, penga­wasan yang optimal, serta pembinaan kepada para pelaku usaha dan wajib pajak. 

"Pajak dan retribusi yang dibayarkan akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pe­layanan publik, serta pro­gram kesejahteraan," katanya. 

Selain itu, Amir juga men­dorong adanya terobosan baru, seperti digitalisasi dokumen dan sistem perpajakan daerah, guna mempercepat proses administrasi, meningkatkan efisiensi, serta meminimalisasi potensi kebocoran pen­dapatan. 

"Kita berkomitmen untuk terus meningkatkan PAD secara optimal demi mendu­kung percepatan pemba­ngunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. 

Agung Budi Santoso, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak mengatakan, rapat tersebut secara khusus mem­bahas langkah-langkah stra­tegis dalam mengoptimalkan peningkatan PAD melalui penguatan berbagai potensi sumber pendapatan yang ada di Kabupaten Lebak. 

Menurut Agung, beberapa sektor yang menjadi perhatian adalah retribusi pedagang kaki lima (PKL), pajak restoran, pengelolaan aset daerah, retribusi tempat wisata, dan para wajib pajak. 

"Upaya ini kita lakukan guna menggali potensi pendapatan daerah secara maksimal tanpa mengesampingkan prinsip keadilan, trans­pa­ransi, serta kepatuhan ter­hadap regulasi yang berlaku," ucapnya. (fad)

Sumber: