Kondisi Tol Tangerang-Merak Dikeluhkan
Lubang besar digenangi air di Jalan tol Tangerang-Merak KM 24, Tangerang, Minggu 22 Februari 2026. (Miladi Ahmad Cemol/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Kondisi jalan tol Tangerang-Merak yang dikelola oleh Astra Infra dikeluhkan oleh para pengguna jalan. Karena Kondisi jalan tol yang rusak dan kerap memicu kemacetan panjang dinilai sebagai persoalan serius yang berdampak luas.
Salah satu pengguna jalan Tol Tamer, Fery Ramadan, mengaku kondisi yang berlubang di tol sangat menggangu aktivitas perjalannya. Bahkan ia juga khawatir dapat menyebabkan kecelakaan akibat jalan rusak.”Yang seharusnya bisa ditempuh dalam satu jam, karena jalan berlubang akhirnya kita harus hati-hati karena khawatir ada jalan rusak,” katanya, Rabu (25/2).
Ia juga mempertanyakan korelasi antara tarif tol yang terus dibayar dengan kenyamanan yang didapat. Meskipun pengelola Astra Infra atau MMS mengklaim telah mengerahkan hingga 18 tim untuk menutup lubang dalam waktu maksimal 48 jam, pengguna jalan menilai hasil kerja tersebut tidak berkualitas.
Pengendara mengeluhkan lubang yang baru ditutup di pagi hari, sudah kembali menganga di sore hari setelah dihantam hujan dan truk bermuatan berat (ODOL). ”Apalagi saya menggunakan kendaraan kecil jadi kalau melaju kencang itu takut ban pecah, dan merusak mobil karena menghantam jalan yang berlubang,” ungkapnya.
Ia meminta kepada pengelola jalan tol Tamer untuk memperbaiki kualitas dalam menindaklanjuti jalan tol yang rusak akibat dihantam hujan deras. ”Setiap tahun kan pasti ada hujan, harusnya pengelola memperbaiki kualitasnya agar jalan tidak cepat rusak karena hujan,” paparnya.
Pengguna jalan tol Tamer lainnya, Dika mengeluhkan kondisi jalan tol tersebut yang mengalami kerusakan parah di sepanjang jalan tol. Bahkan jalan tersebut mengakibatkan kerusakan pada kendaraan roda empat yang melintas.”Kondisinya rusak parah, apalagi dengan hujan besar kemarin, dan jalan terendam genangan banjir,” katanya.
Bahkan ia mengaku, akibat jalan rusak itu, salah satu kendaraan milik temannya mengalami kerusakan dibagian kaca, beruntung tidak mengakibatkan kecelakaan parah.”Kacanya sampai pecah karena terkena aspal yang rusak,” ungkapnya.
Ia meminta kepada pihak pengelola yakni Astra Infra untuk segera memperbaiki kondisi jalan tersebut, sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan aman dan nyaman. ”Jalan tol ini kan kita bayar tapi tolong segera diperbaiki jalannya, ini rusak parah hampir di sepanjang jalan tol baik arah Tangerang maupun arah Merak,” jelasnya.
Sementara itu, pihak Astra Infra Tol Tamer mengklaim bahwa pihaknya terus memperbaiki setiap temuan jalan rusak atau berlubang, maksimal 2x24 jam atau dua hari. Namun kondisi saat ini cukup menyulitkan lantaran terus diterpa hujan deras yang memungkinkan perbaikan tidak maksimal.
Kepala Departemen Manajemen Keberlanjutan & Komunikasi Korporat, Uswatun Hasanah, mengatakan bahwa pihaknya secara rutin terus melakukan perbaikan yang bersifat dinamis dan tidak terbatas waktu.
”Karena selama curah hujan masih intensif kami terus melakukan inspeksi serta penanganan terhadap lubang eksisting maupun potensi lubang baru,” katanya dalam keterangan, Rabu (25/2).
Ia mengaku, setiap jalan yang berlubang akan ditindaklanjuti maksimal dalam waktu dua hari untuk dilakukan penutupan. Tak hanya itu, kata Uswatun pihaknya telah mengarahkan sekitar 10 hingga 14 tim per hari untuk pekerjaan perbaikan. Bahkan dalam kondisi mendesak pihaknya menerjunkan hingga 18 tim agar dapat dilakukan percepatan.”Dalam kondisi yang sangat urgent, tim dari pekerjaan lain dapat dialihkan sehingga total bisa mencapai hingga 18 tim agar penanganan lebih cepat,” ungkapnya.
Meski begitu, kondisi saat ini yang terus diguyur hujan cukup menyulitkan pihak Astra Infra Tol Tamer dan perbaikan tidak maksimal, dan jalan yang diperbaiki tidak cepat kering.”Namun dalam kondisi hujan yang masih tinggi, cukup menantang untuk menjaga hasil perbaikan tetap permanen. Untuk penutupan yang bersifat permanen, pekerjaan idealnya dilakukan dalam kondisi cuaca cerah agar kualitas perbaikan lebih optimal,” tuturnya.
Saat dikonfirmasi, pihak Astra Infra Tol Tamer tidak bisa menyebutkan jumlah jalan lubang yang sudah diperbaiki.”Kalau ini (data perbaikan-red) confidential (bersifat rahasia-red),” jelasnya.(mam)
Sumber:
