BJB FEBRUARI 2026

SMPN 2 Pagedangan Imbau Siswa Fokus Ibadah Ramadan

SMPN 2 Pagedangan Imbau Siswa Fokus Ibadah Ramadan

KEGIATAN POSITIF: SMPN 2 Pagedangan, meminta kepada seluruh siswa untuk melakukan kegiatan positif selama bulan Ramadan.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Menyambut bu­lan suci Ramadan, SMPN 2 Pagedangan mengimbau seluruh siswa untuk meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga perilaku positif, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Hal ter­sebut dilakukan agar siswa tetap fokus dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Selain itu, Ramadan sebagai ajang memperbanyak pahala dan memperbaiki diri serta mening­katkan keimanan kepada Allah SWT. Bukan melakukan hal di luar batas sebagai siswa. Kepala SMPN 2 Pagedangan Agus Santosa menegaskan, Ramadan merupa­kan bulan penuh berkah yang harus dimanfaatkan siswa untuk memperkuat keimanan dan ka­rakter.

“Bulan Ramadan adalah momen istimewa untuk membentuk ka­rakter yang lebih baik. Kami me­minta seluruh siswa agar fokus menjalankan ibadah puasa de­ngan sungguh-sungguh, menjaga sikap, serta memperbanyak amalan positif,” ujar Agus Santosa kepada Tangerang Ekspres, Rabu (18/2).

Menurutnya, kebiasaan baik yang selama ini telah dibangun di sekolah, seperti membaca Al-Qur’an sebelum pembelajaran dimulai dan melaksanakan salat sunah berjamaah, diharapkan tetap dijalankan secara konsisten di rumah masing-masing.

“Kami ingin kebiasaan membaca Al-Qur’an dan melaksanakan sa­lat sunah yang sudah rutin di­la­kukan di sekolah, tetap men­jadi budaya meski siswa sedang belajar di rumah atau menjalani aktivitas di luar jam sekolah. Ra­madan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kebiasaan tersebut,” paparnya.

Selain mengajak siswa mening­katkan ibadah, Agus Santosa juga  mengingatkan agar siswa tidak terlibat dalam aktivitas negatif selama Ramadan, termasuk ke­giatan sahur on the road yang berpotensi memicu gangguan ketertiban dan tawuran.

“Kami mengimbau dengan sa­ngat agar siswa tidak mengikuti kegiatan sahur on the road yang tidak terkontrol. Niatnya mungkin baik, tetapi jika tidak diawasi bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk tawuran atau pelanggaran lainnya. Kami tidak ingin ada siswa SMPN 2 Pagedangan yang terlibat dalam kegiatan negatif,” tegas Agus.

Ia juga meminta peran aktif orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga menjelang sahur. Karena pihak sekolah tidak mung­kin melakukan pengawasan di rumah, maka itu peran orangtua sangat penting dalam melakukan pengawasan di rumah. “Kami ber­harap orang tua dapat bekerja sama dengan sekolah untuk meng­awasi putra-putrinya. Ramadan harus menjadi ajang memperbaiki diri, bukan justru melakukan hal-hal yang merugi­kan diri sendiri mau­pun orang lain,” katanya.(ran)

Sumber: