SMPN 2 Pagedangan Imbau Siswa Fokus Ibadah Ramadan
KEGIATAN POSITIF: SMPN 2 Pagedangan, meminta kepada seluruh siswa untuk melakukan kegiatan positif selama bulan Ramadan.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Menyambut bulan suci Ramadan, SMPN 2 Pagedangan mengimbau seluruh siswa untuk meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga perilaku positif, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Hal tersebut dilakukan agar siswa tetap fokus dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Selain itu, Ramadan sebagai ajang memperbanyak pahala dan memperbaiki diri serta meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Bukan melakukan hal di luar batas sebagai siswa. Kepala SMPN 2 Pagedangan Agus Santosa menegaskan, Ramadan merupakan bulan penuh berkah yang harus dimanfaatkan siswa untuk memperkuat keimanan dan karakter.
“Bulan Ramadan adalah momen istimewa untuk membentuk karakter yang lebih baik. Kami meminta seluruh siswa agar fokus menjalankan ibadah puasa dengan sungguh-sungguh, menjaga sikap, serta memperbanyak amalan positif,” ujar Agus Santosa kepada Tangerang Ekspres, Rabu (18/2).
Menurutnya, kebiasaan baik yang selama ini telah dibangun di sekolah, seperti membaca Al-Qur’an sebelum pembelajaran dimulai dan melaksanakan salat sunah berjamaah, diharapkan tetap dijalankan secara konsisten di rumah masing-masing.
“Kami ingin kebiasaan membaca Al-Qur’an dan melaksanakan salat sunah yang sudah rutin dilakukan di sekolah, tetap menjadi budaya meski siswa sedang belajar di rumah atau menjalani aktivitas di luar jam sekolah. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kebiasaan tersebut,” paparnya.
Selain mengajak siswa meningkatkan ibadah, Agus Santosa juga mengingatkan agar siswa tidak terlibat dalam aktivitas negatif selama Ramadan, termasuk kegiatan sahur on the road yang berpotensi memicu gangguan ketertiban dan tawuran.
“Kami mengimbau dengan sangat agar siswa tidak mengikuti kegiatan sahur on the road yang tidak terkontrol. Niatnya mungkin baik, tetapi jika tidak diawasi bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk tawuran atau pelanggaran lainnya. Kami tidak ingin ada siswa SMPN 2 Pagedangan yang terlibat dalam kegiatan negatif,” tegas Agus.
Ia juga meminta peran aktif orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga menjelang sahur. Karena pihak sekolah tidak mungkin melakukan pengawasan di rumah, maka itu peran orangtua sangat penting dalam melakukan pengawasan di rumah. “Kami berharap orang tua dapat bekerja sama dengan sekolah untuk mengawasi putra-putrinya. Ramadan harus menjadi ajang memperbaiki diri, bukan justru melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.(ran)
Sumber:
